free web hit counter
Scroll untuk baca artikel
Pemerintahan

PLN Malang Pastikan Sistem Kelistrikan Aman Saat Lebaran, Siapkan 177 Personel dan 47 SPKLU

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Dede Nana

13
×

Rencana Rilis PlayStation 6 Berpotensi Terungkap, Berkat Microsoft

Share this article
Stik Playstation
Momen kolaborasi hybrid bersama PLN UID Jawa Timur dan PLN Pusat pada 30-31 Maret 2025. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - PLN Unit Pelaksana Pelanggan (UP3) Malang menyatakan kesiapan penuh saat momen Ramadhan dan Idul Fitri 1446 Hijriah. Kesiapan ini sebelumnya dilaporkan langsung dalam kolaborasi hybrid bersama PLN UID Jawa Timur dan PLN Pusat pada 30-31 Maret 2025. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, serta jajaran General Manager, Manager UP3, dan Manager ULP se-Jawa Timur dan Indonesia. 

Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di wilayahnya berada dalam kondisi aman. "Di sistem UP3 Malang, terdapat 10 Gardu Induk dan 105 penyulang dalam kondisi aman. Daya mampu pasok mencapai 950 MW, beban puncak 791 MW, sehingga tersedia cadangan sebesar 159 MW," jelas Agung. 

Untuk menjamin keandalan suplai listrik selama momen penting ini, PLN Malang mengerahkan total 581 personel. Rinciannya, 177 personel PLN, 404 personel TAD dan mitra kerja. Selain itu, mereka juga menyiapkan 31 unit UGB, 3 genset mobile, 4 UPS, 1 UCKB, 43 mobil yantek, 69 motor yantek, serta dukungan alat berat seperti skylift dan crane. "Material cadangan untuk gangguan juga tersedia dalam jumlah yang cukup," tambah Agung.

 

Foto bersama  kolaborasi hybrid bersama PLN UID Jawa Timur dan PLN Pusat pada 30-31 Maret 2025. (Foto: istimewa)

Foto bersama kolaborasi hybrid bersama PLN UID Jawa Timur dan PLN Pusat pada 30-31 Maret 2025. (Foto: istimewa)

Asisten Manager Jaringan PLN UP3 Malang, Vady Faizal Putra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mendirikan beberapa posko siaga untuk mendukung pengamanan kelistrikan. 

“Ada 14 Posko Siaga Distribusi di seluruh wilayah kerja kami, terdiri dari 1 di UP3 dan 13 di ULP. Selain itu, Basecamp Siaga Icon+ juga sudah disiapkan di satu lokasi. Untuk mendukung pemudik, kami juga siapkan dua Posko Siaga Mudik di Rest Area KM 84 A dan KM 84 B,” ujar Vady. 

PLN Malang juga memperhatikan titik-titik vital seperti kantor pemerintahan, masjid, dinas terkait hingga lapangan yang digunakan untuk kegiatan masyarakat. 

“Total terdapat 21 lokasi VVIP dan VIP yang kami kawal ketat. Kami juga memantau peningkatan okupansi hotel yang menurut data PHRI sudah naik 30 persen sejak 17 Maret dan diperkirakan bisa tembus 80 persen saat H+1 dan H+2 Lebaran,” imbuh Vady. 

Tak hanya soal penginapan, arus kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya juga jadi perhatian. Tercatat ada 281.399 kendaraan yang masuk melalui Exit Tol Singosari selama masa mudik, dengan rata-rata 850 kendaraan per jam. 

“Dari jumlah itu, ada lonjakan signifikan sebanyak 21.570 kendaraan atau 7,6 persen, meningkat lima kali lipat dibanding tahun lalu,” jelas Vady. 

Menariknya, Agung juga menyoroti kesiapan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang menjadi bagian penting dalam ekosistem kendaraan listrik selama libur Lebaran. 

“SPKLU UP3 Malang punya keunggulan karena lokasinya dekat dengan kawasan heritage Kayu Tangan. Jadi sambil charging, pelanggan bisa menikmati suasana kota tua atau wisata kuliner di deretan kafe sekitar,” papar Agung. 

Saat ini, terdapat 47 charger yang tersebar di 31 lokasi dengan total daya 1277 kW. Sepanjang masa Lebaran, tercatat 433 transaksi pengisian daya dengan total pemakaian 10.556 kWh. 

“Kami mengarahkan pelanggan ke SPKLU alternatif seperti di PT Stroom Simpang Sulfat, Rest Area KM 84, Malang Strudel, hingga RS Prima Husada, jika terjadi antrean di lokasi utama,” jelasnya. 

Agung juga menegaskan komitmen PLN dalam menjaga keandalan listrik demi kenyamanan masyarakat selama Ramadhan dan Lebaran. 

“Kami siap melanjutkan dukungan siaga kelistrikan untuk Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H. Semoga semua berjalan lancar tanpa kendala,” pungkas Agung.