JATIMTIMES - Sebanyak 12 rekomendasi disampaikan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batu atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemkot Batu tahun anggaran 2024. Melalui rapat paripurna di Gedung DPRD, Senin (5/5/2025), catatan-catatan itu disampaikan untuk evaluasi jalannya Pemkot Batu pada tahun anggaran berikutnya.
Juru Bicara DPRD Punjul Santoso menerangkan, beberapa catatan di antaranya mulai dari transparansi tata keuangan daerah yang partisipatif dan akuntabel hingga tata kelola pemerintahan yang inklusif.
Baca Juga : DPRD Dukung Gagasan Mas Rio Soal Badan Investasi Situbondo Naik Kelas
Ia memaparkan, sinkronisasi dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) perlu dimasifkan. Sehingga arah kebijakan pembangunan tetap memerhatikan efisiensi, efektivitas, dan keterbukaan.
"Perlu evaluasi terhadap kinerja masing-masing SKPD secara menyeluruh. Terutama untuk mengevaluasi target-target kerja yang tidak tercapai. Salah satunya terkait target kunjungan wisata yang masih belum sesuai harapan," papar Punjul.
Evaluasi itu termasuk beberapa tata kelola penunjangnya seperti parkir dan lalu lintas. Punjul menyampaikan, Kebutuhan Satuan Ruang Parkir (SRP) harus representatif. DPRD juga meminta penataan parkir dikaji ulang.
Punjul menyebut penataan sejumlah komponen itu juga akan memiliki implikasi potensi pendapatan daerah yang turut terdongkrak. Dengan begitu, pertumbuhan ekonomi di Kota Batu terus tumbuh.
Baca Juga : Pemkab Malang Akui Terjadi Keterlambatan Pencairan Anggaran, Sekda: Per Hari Ini Sudah Cair Semua
Di tempat yang sama, Wali Kota Batu Nurochman menyampaikan menerima seluruh rekomendasi dan catatan yang diberikan. Nurochman berjanji akan mengaplikasikan ke dalam seluruh kebijakan. Utamanya yang berkaitan langsung dengan masyarakat.
Salah satu yang jadi sorotan adalah sumber daya manusia (SDM). Dirinya menegaskan kualitas SDM akan ditingkatkan melalui sejumlah program startegis seperti program seribu sarjana hingga sekolah rakyat. "Maka kami harapkan kerja sama multipihak antara pemerintah dengan masyarakat," ujar Nurochman.