JATIMTIMES - Satlantas Polres Malang telah memasang sejumlah cermin cembung lalu lintas atau convex mirror pada sejumlah akses jalan menuju wisata. Langkah tersebut dilakukan dalam rangka mengantisipasi terjadinya kecelakaan selama momen lebaran Idul Fitri 1.446 hijriah 2025.
Kasatlantas Polres Malang AKP Widyagana Putra Dhirotsaha menyebut, pemasangan cermin cembung tersebut dipusatkan di sejumlah titik jalan menuju wisata Gunung Bromo. Pemasangan dilakukan pada titik-titik jalan ekstrem rawan kecelakaan maupun kepadatan kendaraan.
Baca Juga : Tradisi Unik Lebaran di Berbagai Negara, Ada Yang Dirayakan sampai 3 Hari
"Untuk yang ke arah Bromo dari arah (Kecamatan) Tumpang dan Poncokusumo, dari Satlantas Polres Malang telah memasang cermin cembung sebanyak 17 unit," ujarnya belum lama ini.
Sekedar informasi, cermin cembung lalu lintas atau convex mirror adalah alat keselamatan jalan raya yang membantu pengemudi melihat area yang lebih luas. Cermin ini biasanya dipasang di tikungan tajam, perempatan, atau area parkir.
Perwira Polri yang karib disapa Gana ini menyebut, selain pemasangan cermin cembung, Satlantas Polres Malang juga memasang puluhan papan imbauan. "Kami juga telah memasang 60 papan imbauan untuk yang ke arah Bromo," imbuhnya.
Pemasangan papan imbauan tersebut, diakui Gana, merupakan langkah antisipasi kepolisian Polres Malang untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengguna jalan. Yakni terkait dengan imbauan keselamatan lalu lintas.
Sementara itu, terkait akses jalan menuju wisata Malang Selatan, disampaikan Gana, Satlantas Polres Malang juga telah menyediakan sejumlah opsi yang bisa dilalui oleh para wisatawan.
"Kemudian untuk di wilayah JLS (Jalur Lintas Selatan) inikan ada beberapa jalur yang bisa dilalui. Ada di wilayah (Kecamatan) Donomulyo, Pagak, hingga Sumawe (Sumbermanjing Wetan)," tuturnya.
Baca Juga : Panorama Wisata Bukit Gegger Hidayah, Suguhkan Pemandangan dan Vila yang Menyatu dengan Alam
Beberapa opsi itulah yang bisa dilalui oleh para wisata untuk menuju wisata Malang Selatan. Khususnya ke destinasi wisata pantai.
"Jalur tersebut bisa digunakan masyarakat yang akan ke pantai. Nantinya akan kami arahkan untuk melewati ketiga jalur tersebut," tuturnya.
Sebagaimana diketahui, opsi jalur tersebut dipersiapkan karena akses jalan menuju wisata di Kecamatan Gondanglegi-Bantur sedang dalam perbaikan. "Jalur menuju ke Jembatan Pelangi masih diperbaiki, jalannya masih bergelombang, belum diperbaiki sepenuhnya," tuturnya.
Kondisi jalan yang masih dalam perbaikan itulah, diterangkan Gana, yang berpotensi akan memperlambat laju kendaraan. "Demi keselamatan, kami imbau kepada masyarakat untuk bisa mengunakan tiga jalur lainnya. Yaitu jalur Pagak, Sumawe, ataupun di Donomulyo," pungkasnya.