JATIMTIMES - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Bintang Nusantara atau Bintara Center, resmi menerjunkan 19 tim di seluruh kecamatan di Kabupaten Tulungagung, untuk mengawasi program presiden berupa Makan Bergizi Gratis (MBG).
Menurut keterangan Ketua Bintara Center, Raden Ali Sodik, tugas utama tim ini untuk melakukan control terhadap program presiden Prabowo Subianto, Makan Bergizi Gratis (MBG).
Baca Juga : Memoar Broken Strings Aurelie Moremans Viral, Ini Arti Grooming dan Tanda-tandanya
"Semua tim ada surat tugas dan semua resmi," ucap Raden Ali, Senin (12/1/2026).
Saking seringnya ada aduan, terkait menu makanan kurang layak dan diduga ada kejahatan yang dilakukan oleh penyelengara MBG menjadi alasan pembentukan tim ini.
"Yang bertanggung jawab adalah yayasan dan kepala dapur kalau memang ditemukan menu yang kurang layak dalam program Makan Bergizi Gratis," ujarnya.
Raden Ali menyampaikan, siapapun yang menemukan dugaan permaianan program MBG, agar dapat mengawasi program unggulan Presiden ini.
Menurutnya, presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan langkah strategis pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan cerdas.
"Program ini dirancang tidak hanya untuk mengatasi persoalan gizi, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa," tuturnya.
Jika teryata di daerah sampai ada yang memainakan, maka Bintara Center resmi membentuk tim kontrol.
"Kontrol dimaksud dipusatkan pada dua hal pertama mulai dari pengadaan bahan yang dilakukan oleh dapur, apakah pengadaannya melalui proses resmi atau sengaja dimainkan," paparnya.
Ada aduan dugaan permainaan harga bahan pokok Makan Bergizi Gratis, modelnya oknum dengan memasok sendiri harga disesuaikan dengan harga Commanditaire Vennootschap (CV) padahal tidak ada pajaknya.
Baca Juga : Penyakit Tak Selalu Berisik, RSI Unisma Dorong Kesadaran Cek Darah dan Urin Sejak Dini
"Kedua karena tingginya dan kwalitas bahan pokok Makan Bergizi Gratis akhirnya mengurangi takaran dan kriteria yang diterima anak- anak sekolah, ada juga yang asal-asalan memberikan menu," ungkapnya.
Bintara center mengajak partisipasi masyarakat untuk membantu kontrol pelaksaaan Makan Bergizi Gratis. Sebab, hal itu sebagai upaya untuk memastikan suksesnya pelaksanaan program MGB.
"Bintara Center akan mengkaji hasil temuan dan aduan dari 19 tim dimaksud dan akan melaporkan oknum atau siapa pun yang diduga melakukan pelanggaran atau memainkan program," tegasnya.
Program MBG ini harus sukses, karena itu semuanya harus mengikuti aturan dan ketentuan yang telah disusun dan ditetapkan pemerintah.
"Kami akan membuktikan langkah dimaksud pasti bisa. Sebab bagi penyelenggara dapur, baik ketua yayasan dan kepala dapur atau orang yang terlibat memainkan program MBG ini, dan jangan main-main dengan program ini. Mari kita sayangi seluruh anak-anak dan ibu-ibu yang menjadi sasaran program ini," ungkap dia.
Selain melakukan kontrol juga akan melakukan partisipasi lainnya dengan memberikan saran dan masukan konstruktif agar program MBG semakin baik melalui kajian resmi.
"Kita berharap, kritik dari siapapun harus didengar. Penanggung jawab program ini perlu melakukan evaluasi secara regular. Pikiran-pikiran positif dari masyarakat harus diadaptasi dan diterima," ucapnya.