Puasa Syawal Apakah Harus Berturut-turut Selama 6 Hari? Ini kata Buya Yahya

Reporter

Mutmainah J

Editor

A Yahya

01 - Apr - 2025, 06:53

Ilustrasi puasa. (Foto: iStock)


JATIMTIMES - Pasca berpuasa Ramadhan satu bulan lamanya, umat Islam merayakan Idulfitri dimana merayakan Hari Kemenangan. Setelahnya, kita bisa melaksanakan puasa Syawal.

Puasa Syawal merupakan salah satu ibadah puasa sunnah yang dilakukan di bulan Syawal. Adapun permulaaan kapan waktu puasa Syawal sendiri sudah boleh dilakukan Tepat pada tanggal 2 setelah Idul Fitri.

Baca Juga : Lebaran Ketupat 2025 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Sejarah dan Maknanya

Untuk pelaksanaan puasa Syawal sendiri hukumnya sunnah dan dilakukan selama 6 hari. Puasa Syawal selama enam hari diketahui memiliki keutamaan yang tak main-main, yakni pahalanya setara puasa selama satu tahun. Hal tersebut sesuai dengan hadis berikut ini:

"Barang siapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka baginya (pahala) puasa selama setahun penuh." (HR Muslim). 

Tak heran ya jika umat muslim berlomba-lomba mengerjakan puasa sunah yang satu ini begitu memasuki bulan Syawal. 

Meski begitu, ada kondisi dimana tak seluruh umat Islam bisa melaksanakan puasa Syawal secara berurutan. Lantas bolehkah puasa Syawal dilakukan secara dicicil alias tidak langsung berturut-turut selama 6 hari? 

Ketentuan Pelaksanaan Puasa Syawal

Perihal pelaksanaannya, Buya Yahya menerangkan bahwa puasa Syawal tak harus dilakukan selama enam hari berturut-turut. Ini sesuai dengan mazhab Imam Syafi'i yang dianut oleh kebanyakan umat Islam di Indonesia.

"Menurut mazhab kita, Imam Syafi'i, enam itu tidak harus berurutan. Bahkan sebagian ulama memakruhkan kalau langsung (puasa) Syawal, takut dianggap wajib," jelas Buya Yahya, dikutip dari YouTube Al-Bahjah TV. 

"Ada sebagian ulama (yang memakruhkan), tapi mazhab kita tidak. Sebagian ulama langsung, 'Jangan tanggal 2 (Syawal) deh, nanti aja di akhir-akhir ke belakang'. Khawatir nanti dipikir orang, sehingga memberatkan orang," imbuhnya.

Tapi jika ada yang mengerjakan puasa Syawal secara berurutan, Buya Yahya menyebutkan hal itu memang lebih baik. Sebab ini termasuk sebuah kebaikan dan kebaikan memang seharusnya segera dilaksanakan.

"Tidak harus berurutan 1, 2, 3, 4, 5, 6, itu berurutan tidak harus. Akan tetapi kalau ada yang berurutan, ini memang lebih baik...

Baca Selengkapnya


Topik

Agama, buya yahya, puasa syawal, syawal,



Jawa Timur merupakan salah satu provinsi dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat di Indonesia. Sektor industri, perdagangan, dan pariwisata menjadi pilar utama perekonomian Jatim. Pembangunan infrastruktur juga terus dilakukan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

cara menyimpan tomat
memilih model baju kerja wanita
harga gabah shio 2025
Cincin anniversary bukan sekadar perhiasan - ia adalah simbol yang menceritakan perjalanan cinta yang telah dilalui bersama. Mari kita dalami bagaimana Tips Memilih Wedding Anniversary Ring yang tepat untuk moment spesial Anda.

cara simpan tomat
Tips Memilih Bralette