JATIMTIMES - Program Sekolah Rakyat menjadi salah satu kebijakan strategis pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu. Program ini dirancang agar anak-anak yang selama ini terhambat oleh kondisi ekonomi tetap bisa mengenyam pendidikan yang layak dan berkelanjutan.
Sekolah Rakyat tidak hanya menyediakan ruang belajar, tetapi juga pendampingan sosial, pemeriksaan kesehatan, hingga dukungan bagi keluarga siswa. Dengan pendekatan ini, pendidikan diharapkan mampu menjadi pintu keluar dari lingkaran kemiskinan.
Baca Juga : Sengaja Tidak Ditinggali Saat Malam, Rumah Kongsen PG Asembagus Terbakar
Sekolah Rakyat Tersedia di Puluhan Wilayah
Pada tahap awal, Sekolah Rakyat telah disiapkan di 63 titik di berbagai daerah Indonesia. Lokasinya tersebar mulai dari Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi, hingga wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan Papua.
Ke depan, pemerintah menargetkan jumlah sekolah akan terus bertambah secara bertahap hingga mencapai 100 titik, bahkan direncanakan hadir di setiap kabupaten dan kota. Dengan begitu, anak-anak dari keluarga miskin di mana pun berada tetap memiliki akses terhadap pendidikan gratis dan berkualitas.
Kriteria Anak yang Bisa Menjadi Siswa Sekolah Rakyat
Sekolah Rakyat memang tidak ditujukan untuk semua siswa. Program ini secara khusus diperuntukkan bagi anak-anak yang benar-benar membutuhkan dukungan negara. Mengutip dari laman resmi Kemensos, berikut kriteria utamanya:
1. Berasal dari keluarga miskin atau miskin ekstrem
Calon siswa harus tercatat sebagai keluarga dengan tingkat kesejahteraan terendah berdasarkan data sosial ekonomi nasional. Prioritas diberikan pada kelompok 10–20 persen masyarakat terbawah.
2. Memiliki semangat untuk belajar
Prestasi akademik masa lalu bukan penentu utama. Anak yang mau berusaha, punya motivasi, dan ingin berkembang tetap memiliki peluang besar untuk diterima.
3. Didukung oleh orang tua atau wali
Sekolah Rakyat membutuhkan kerja sama keluarga. Orang tua atau wali harus siap mendukung proses pendidikan anak.
4. Sehat jasmani dan rohani
Calon siswa wajib menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kesiapan mengikuti kegiatan belajar.
Bagaimana Cara Mendaftar Sekolah Rakyat?
Berbeda dengan sekolah umum, Sekolah Rakyat menggunakan sistem pendaftaran yang lebih proaktif dan berbasis data.
Ada dua jalur utama yang digunakan:
• Pendekatan jemput bola
Petugas mendatangi langsung keluarga calon siswa melalui kunjungan dari rumah ke rumah untuk memastikan anak-anak yang paling membutuhkan tidak terlewat.
• Pendaftaran mandiri
Orang tua atau anak juga bisa datang langsung ke Sekolah Rakyat terdekat untuk mengajukan pendaftaran.
Update Pendaftaran Sekolah Rakyat Tahun 2026
Untuk tahun ajaran 2026/2027, sistem penerimaan siswa Sekolah Rakyat tidak menggunakan pendaftaran online atau formulir umum seperti sekolah biasa. Seleksi dilakukan berbasis data sosial ekonomi nasional yang dikelola pemerintah.
Baca Juga : Golkar Dukung Pilkada Lewat DPRD, Ahmad Irawan Soroti Dampak Sosial Pilkada Langsung
Artinya, anak-anak yang masuk dalam kelompok miskin dan miskin ekstrem akan dipetakan terlebih dahulu melalui data resmi. Dari data tersebut, tim seleksi akan melakukan verifikasi lapangan, pemeriksaan kesehatan, dan wawancara sebelum menetapkan siswa yang diterima.
Proses seleksi untuk tahun ajaran 2026 dijadwalkan mulai berjalan sejak Februari 2026, dengan target puluhan ribu siswa dari berbagai jenjang pendidikan.
Tahapan Seleksi Peserta Didik
Setelah calon siswa teridentifikasi, mereka akan melalui beberapa tahap berikut:
1. Verifikasi Data
Identitas, kondisi keluarga, dan status kesejahteraan diperiksa berdasarkan basis data nasional.
2. Pemeriksaan Kesehatan
Calon siswa diperiksa untuk memastikan kondisi fisik dan mentalnya siap mengikuti proses belajar.
3. Home Visit dan Wawancara
Tim seleksi datang ke rumah untuk melihat langsung kondisi keluarga dan menilai motivasi anak.
4. Penetapan dan Pengumuman
Siswa yang lolos akan diumumkan melalui kanal resmi dan diminta melakukan daftar ulang.
Dengan pendekatan berbasis data, kunjungan langsung ke rumah, serta dukungan sosial yang menyeluruh, Sekolah Rakyat diharapkan benar-benar menjadi solusi pendidikan bagi anak-anak yang selama ini terpinggirkan.
Program ini bukan sekadar membuka ruang kelas, tetapi membuka peluang masa depan bagi ribuan anak Indonesia yang lahir dalam keterbatasan, namun memiliki mimpi yang sama besar.