JATIMTIMES - MAN 2 Kota Malang kembali menorehkan capaian yang berbicara lewat kerja nyata. Pada triwulan IV tahun 2025, dua figur dari madrasah tersebut, Dr Gunawan S.Ag MA dan Sugeng Winarto SPdI, ditetapkan sebagai pegawai teladan oleh Kementerian Agama Kota Malang. Penghargaan ini menjadi penegasan bahwa dedikasi yang konsisten masih punya panggung terhormat.
Penghargaan diserahkan di Kantor Kementerian Agama Kota Malang dalam sebuah agenda yang dihadiri jajaran kepala seksi serta kepala seksi penyelenggara haji. Momen tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan ruang refleksi atas kinerja aparatur yang dinilai memberi dampak positif bagi institusi dan masyarakat.
Baca Juga : Ketika Deep Learning Bertemu Empati: Unikama Siapkan Calon Guru SD Hadapi Tantangan Zaman
Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kemenag Kota Malang Hj Sukirman SAg MPd dalam amanatnya menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan prestasi sekaligus kepekaan sosial. “Saya mengapresiasi kinerja dan semangat ini agar tetap terjaga untuk tahun 2026 dan ke depannya,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa capaian personal harus sejalan dengan kepedulian kolektif. “Penting bagi kita menumbuhkan empati terhadap masyarakat yang terdampak bencana, termasuk penguatan wakaf sebagai bagian dari peran pemerintah,” tambahnya.
Apresiasi serupa disampaikan Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kemenag Kota Malang Nurul Istiqomah MPd yang secara langsung menyerahkan penghargaan. Menurut dia, predikat pegawai teladan bukan sekadar pengakuan administratif.
“Penghargaan ini merupakan bentuk penghormatan atas kerja keras, integritas, dan dedikasi yang ditunjukkan para penerima,” ucapnya.
Ia menilai prestasi tersebut mencerminkan konsistensi dalam melahirkan sumber daya manusia unggul dan berkarakter. “Kami berharap semangat profesionalisme ini menular dan budaya kerja positif terus dijaga serta ditingkatkan,” katanya.
Bagi Gunawan, penghargaan ini diterima dengan rasa syukur sekaligus tanggung jawab. “Prestasi ini bukan semata hasil kerja pribadi, melainkan dukungan dari seluruh keluarga besar MAN 2 Kota Malang,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa Arab. “Guru harus terus belajar dan berinovasi agar mampu menjawab tantangan zaman. Semoga apa yang saya lakukan memberi manfaat bagi peserta didik dan madrasah,” ungkapnya.
Baca Juga : 5 Kategori Siswa yang Tidak Bisa Daftar SNBP 2026, Cek Apakah Kamu Termasuk
Sementara itu, Sugeng Winarto menilai predikat pegawai teladan sebagai amanah yang harus dijaga. “Menjadi pegawai teladan adalah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan,” katanya.
Ia berkomitmen memperkuat pelayanan administrasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. “Sinergi antara pendidik dan tenaga kependidikan sangat penting untuk memajukan madrasah. Saya berharap MAN 2 Kota Malang semakin dipercaya masyarakat,” ucapnya.
Capaian ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi seluruh civitas MAN 2 Kota Malang. Penghargaan pegawai teladan tidak berhenti pada pengakuan individu, melainkan mencerminkan budaya kerja yang sehat dan kolaboratif. Dengan dukungan pimpinan serta kerja bersama seluruh warga madrasah, MAN 2 Kota Malang terus memperkuat posisinya sebagai lembaga pendidikan berdaya saing.
Penghargaan pegawai teladan triwulan IV Tahun 2025 juga menjadi bukti komitmen MAN 2 Kota Malang dalam membangun sumber daya manusia yang profesional dan berintegritas. Madrasah ini tidak hanya menaruh perhatian pada prestasi akademik, tetapi juga pada kualitas etos kerja pendidik dan tenaga kependidikan.