JATIMTIMES – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu terus berupaya mendongkrak kualitas sektor pertanian sekunder, khususnya tanaman hias dan bunga potong. Salah satu strategi teranyar yang diusung adalah dengan memperkuat kolaborasi akademis bersama Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Malang.
Langkah strategis ini digaungkan oleh Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, kepada perwakilan Polbangtan belum lama ini. Heli meminta agar dunia kampus tidak menjaga jarak dengan realitas di lapangan. Ia berharap ilmu pertanian modern yang diajarkan di bangku perkuliahan bisa langsung ditransformasikan kepada para petani bunga di Kota Batu.
Baca Juga : Hari Pertama Masuk Sekolah, Program MBG di Kota Batu Aktif Lagi Mulai 13 Juli
"Kehadiran Polbangtan Malang di Kota Batu ini adalah aset yang sangat berharga. Karena salah satu disiplin ilmu yang ada di sana berfokus pada ilmu pertanian. Maka dari itu, kami memohon bantuannya secara konkret untuk pembinaan ke petani-petani bunga kita," ujar Heli Suyanto.
Dia menilai, tantangan pertanian flora ke depan akan semakin kompleks, mulai dari perubahan iklim, fluktuasi harga pasar, hingga tuntutan inovasi produk turunan. Melalui keterlibatan mahasiswa dan akademisi, para petani di pelosok desa diharapkan mendapat pasokan ilmu baru terkait teknologi budidaya dan manajemen pascapanen.
Dikatakan Heli, kerja sama ini juga diproyeksikan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk melakukan praktik kerja lapangan secara langsung, sekaligus melakukan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata.
"Pemikiran akademis dan pengalaman praktis petani di lapangan akan melahirkan lompatan besar. Kita ingin petani bunga di Batu tidak hanya sekadar menanam, tetapi juga menguasai teknologi pertanian yang efisien," imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut, pihak Pemkot Batu bersama sejumlah asosiasi seperti Ikatan Arsitektur Lanskap Indonesia (IALI) dan Ikatan Perangkai Bunga Indonesia (IPBI) menyatakan siap memfasilitasi ruang bagi para akademisi dan pemuda milenial untuk berkolaborasi.
Baca Juga : Korsleting Listrik Diduga Picu Kebakaran Gudang Mebel di Singosari
Heli berharap, lewat penguatan dari sektor hulu oleh para akademisi ini, komoditas bunga Kota Batu bisa semakin berjaya di pasar nasional dan mampu menjaga stabilitas ekonomi daerah.
"Keterlibatan aktif dari rekan-rekan akademisi, generasi muda, dan seluruh relawan, diharapkan berdampak baik pada ekosistem pertanian kita dan menjadi momentum kebangkitan bagi flora, kultura, dan ekonomi kreatif Kota Batu," pungkas Heli.