JATIMTIMES - Sebuah video CCTV yang memperlihatkan keributan antara seorang konsumen dan petugas SPBU di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, viral di media sosial. Insiden tersebut diduga dipicu persoalan penggunaan barcode BBM subsidi yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan.
Video yang diunggah akun Instagram @/malangmedia itu memperlihatkan seorang petugas perempuan terlibat adu mulut dengan seorang pria yang mengendarai mobil Suzuki Carry berwarna hijau kebiruan. Tak lama kemudian, pria tersebut diduga menepuk bahu petugas hingga pegawai SPBU lainnya datang untuk melerai.
Baca Juga : Pembobol Rumah di Wonosari Diringkus Polisi, Terlacak Dari CCTV Usai Kepergok Curi Motor
Dalam rekaman CCTV juga terlihat pria itu beberapa kali menunjuk-nunjuk ke arah petugas saat suasana memanas.
Berdasarkan keterangan yang diunggah akun tersebut, peristiwa itu terjadi di SPBU Talok, Turen, pada Kamis (25/6/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
"Terjadi insiden pemukulan terhadap operator SPBU Talok, Turen, pada Kamis malam (25/06/2026) sekitar pukul 19.30 WIB," tulis keterangan unggahan tersebut.
Menurut unggahan itu, keributan bermula ketika konsumen diduga memaksa menggunakan barcode BBM subsidi yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan.
"Kejadian bermula saat konsumen (pengendara mobil Carry warna hijau kebiruan, Nopol: N **** E*) memaksa menggunakan barcode subsidi yang tidak sesuai dengan nomor polisi kendaraan," lanjut keterangan tersebut.
Petugas kemudian mengingatkan bahwa penggunaan barcode harus sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Setelah itu, konsumen disebut sempat mengganti barcode dengan yang sesuai.
"Setelah diingatkan mengenai aturan Pertamina, konsumen sempat berganti ke barcode asli." imbuh keterangannya.
Namun, situasi disebut belum mereda. Konsumen diduga tetap meluapkan emosinya meski proses pengisian BBM telah selesai.
"Namun tetap bersikap agresif dan mengomel meski pengisian sudah selesai hingga meluap. Ketegangan memuncak hingga terjadi tindak kekerasan (main tangan) terhadap petugas SPBU," demikian keterangan unggahan tersebut.
Baca Juga : Penyaluran Tembus Rp19 Miliar, Pindar Samir Bidik UMKM Jadi Motor Pertumbuhan
Pengelola akun juga mengimbau masyarakat untuk menghormati aturan yang berlaku saat membeli BBM bersubsidi.
"Mohon perhatian bagi seluruh pihak untuk saling menghargai aturan yang berlaku dan menjaga ketertiban di area pelayanan publik," tulisnya.
Video tersebut memicu beragam reaksi dari warganet. Banyak yang menyayangkan tindakan pria tersebut, terlebih petugas yang berhadapan dengannya merupakan seorang perempuan.
"Oalah pak kok tega sampean sama perempuan," tulis akun @mycodenameisg**.
Komentar lain datang dari akun @anggrainidef* yang menulis, "jek numpak carry iku wes koyok ngunu."
Sementara akun @yfitr* berkomentar, "mentang2 jaket loreng ta pak."
Hingga berita ini ditulis, media ini juga masih berupaya mengonfirmasi peristiwa yang viral di media sosial itu kepada pihak-pihak terkait.