free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Cuaca Makin Panas, Berikut Prediksi Kemunculan dan Dampak El Nino di Jawa Timur

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Yunan Helmy

11 - May - 2026, 11:55

Loading Placeholder
Ilustrasi panas. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Suhu udara di sejumlah daerah di Jawa Timur belakangan terasa semakin terik, terutama saat siang hingga sore hari. Kondisi ini membuat banyak warga mulai mengaitkannya dengan fenomena El Nino yang identik dengan cuaca panas dan musim kering berkepanjangan.

Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan cuaca panas yang terjadi saat ini belum dipengaruhi El Nino. BMKG menyebut kondisi iklim global masih berada dalam fase netral.

Baca Juga : Cara Terhindar dari Serangan Panas saat Melakukan Ibadah Haji

Prakirawan BMKG Juanda, Rendy Irawadi, mengatakan panas yang dirasakan masyarakat saat ini lebih dipicu berkurangnya tutupan awan pada masa pancaroba menuju musim kemarau.

"Untuk saat ini dari pantauan kita ataupun pantauan dari pengamat meteorologi dunia bahwa kondisinya ENSO (El Nino-Southern Oscillation) masih netral nih, belum terjadi El Nino," ujar Rendy, Senin (11/5/2026). 

Meski belum terjadi saat ini, BMKG memperkirakan potensi kemunculan El Nino mulai terlihat pada Juni hingga Juli 2026. Fenomena tersebut diprediksi akan memengaruhi pola cuaca di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Jawa Timur.

"Jadi kondisi saat ini masih netral, memang diperkirakan nanti dimulai bulan Juni sampai Juli itu potensinya akan menjadi El Nino," lanjutnya.

El Nino merupakan fenomena meningkatnya suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah hingga timur. Dampaknya bisa menyebabkan curah hujan di Indonesia menurun sehingga musim kemarau terasa lebih panjang dan kering.

Rendy menjelaskan perbedaan musim kemarau biasa dengan kemarau yang dipengaruhi El Nino terletak pada intensitas hujan.

Pada kondisi normal, hujan masih mungkin turun meski frekuensinya berkurang. Sementara ketika El Nino terjadi, peluang hujan menjadi jauh lebih sedikit.

"Kalau kemarau disertai El Nino, biasanya kemarau nya akan semakin kering. Jadi biasanya potensi hujannya bisa tiga kali misalnya saat musim kemarau, kalau ada El Nino bisa jadi dua kali, bisa jadi satu kali gitu," jelasnya.

Kondisi tersebut berpotensi memicu kekeringan lebih cepat di beberapa wilayah, terutama daerah pertanian yang sangat bergantung pada air hujan.

Baca Juga : Zulhas Targetkan PAN Masuk Tiga Besar Pemilu di Jatim

Selain itu, suhu udara cenderung meningkat sehingga cuaca terasa lebih panas dibanding biasanya.

BMKG mengingatkan masyarakat agar mulai menjaga kondisi tubuh selama cuaca panas berlangsung, khususnya bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.

Rendy mengimbau masyarakat menggunakan pelindung tubuh seperti sunscreen, sunblock, maupun pakaian tertutup untuk mengurangi dampak paparan sinar matahari langsung.

"Jadi untuk pekerja di luar ruangan diharapkan pakai sunscreen, sunblock atau pakaian yang tertutup. Kalau memang harus bekerja di luar ruangan, sedia air putih karena efeknya bisa menyebabkan dehidrasi," katanya.

BMKG juga meminta warga tidak terlalu lama berada di bawah terik matahari karena tingkat radiasi ultraviolet (UV) disebut lebih tinggi dibanding sebelumnya.

"Terus kalau bisa jangan berlama-lama terpapar oleh sinar matahari langsung karena memang kandungan UV yang berbahaya itu lebih tinggi daripada dahulu," tutup Rendy.


Topik

Peristiwa el nino cuaca panas jatim bmkg



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---