free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Wisata

Explore Desa Gunungsari di Kota Batu: Wisata Susu, Mawar, hingga Alam Sejuk

Penulis : Irsya Richa - Editor : Yunan Helmy

12 - Apr - 2026, 17:39

Loading Placeholder
Wisatawan saat swafoto dengan prmandangan Gunung Arjuno di Goa Pinus. (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Di tengah pesatnya perkembangan pariwisata di Kota Batu, Desa Gunungsari menawarkan pengalaman berbeda yang tak sekadar wisata biasa. Terletak di kawasan perbukitan dengan udara sejuk, desa ini menghadirkan perpaduan antara keindahan alam, edukasi, hingga kekayaan tradisi lokal yang masih terjaga.

Beragam destinasi bisa dijelajahi dalam satu kawasan, mulai dari wisata petik mawar dengan hamparan bunga yang memanjakan mata, Kampung Ladu yang mempertahankan cita rasa jajan tradisional khas Batu, hingga Dusun Brau yang dikenal sebagai sentra produksi susu sapi.

Baca Juga : Kapan Ada Libur Panjang Lagi di 2026? Ini Jadwal Long Weekend Mei yang Bisa Kamu Manfaatkan

Tak hanya itu. Wsatawan juga bisa menikmati panorama alam di kawasan seperti Goa Pinus, Goa Pandawa, Taman Langit Gunung Banyak, hingga Omah Kayu yang sudah lebih dulu populer di kalangan pelancong.

Salah satu daya tarik utama Desa Gunungsari adalah wisata edukasi di Dusun Brau. Di sini, pengunjung tidak hanya menikmati hasil olahan susu, tetapi juga bisa melihat langsung proses produksinya dari hulu ke hilir.

“Kami menyiapkan paket edukasi pengolahan susu. Seringkali rombongan anak-anak sekolah atau kuliah yang mengikuti edukasi ini,” kata pengelola wisata edukasi pengolahan susu Dusun Brau, Munir.

Munir menjelaskan, Dusun Brau merupakan salah satu penghasil susu sapi terbesar di Kota Batu. Saat ini, terdapat sekitar 761 ekor sapi yang mampu menghasilkan hingga 5.000 liter susu setiap hari. Distribusinya pun cukup luas, mulai dari kebutuhan lokal hingga dikirim ke berbagai daerah.

“Sebagian kecil sekitar dua persen dikirim ke KUD dan Nestle, sementara 80 persen lainnya disalurkan ke Indolacto dan luar daerah,” jelasnya, Minggu (12/4/2026).

Tak berhenti pada produksi susu segar, masyarakat setempat juga mengembangkan berbagai produk turunan seperti yogurt dan olahan makanan lainnya. Hal ini menjadi nilai tambah sekaligus daya tarik tersendiri bagi wisatawan.

Baca Juga : 4 Nama Pejabat dari Internal Menguat di Bursa Calon Sekda Kota Batu

“Wisatawan bisa melihat langsung bagaimana para peternak memelihara sapi. Selain itu, mereka juga dapat menyaksikan proses pengolahan susu yang dipasteurisasi dalam beragam rasa seperti strawberry, coklat, dan lainnya,” tambah Munir.

Untuk mencapai Dusun Brau, wisatawan perlu menempuh perjalanan sekitar 7,5 kilometer atau kurang lebih 19 menit dari pusat Kota Batu. Sepanjang perjalanan, pengunjung akan disuguhi pemandangan khas pegunungan dengan deretan pohon pinus yang menambah kesejukan suasana.

Meski akses menuju lokasi belum dilalui angkutan umum, perjalanan menggunakan kendaraan pribadi akan terbayar lunas saat tiba di lokasi. Hamparan perbukitan hijau serta rumah-rumah warga yang berdiri di ketinggian menciptakan panorama alami yang menenangkan.

Dengan berbagai potensi yang dimiliki, Desa Gunungsari bukan hanya sekadar destinasi singgah, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang lengkap mulai dari rekreasi, edukasi, hingga mengenal kehidupan masyarakat lokal secara lebih dekat.


Topik

Wisata wiaata kota batu desa gunungsari pesona kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Yunan Helmy

Wisata

Artikel terkait di Wisata

--- Iklan Sponsor ---