free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Terlapor Kasus Suamiku Ternyata Perempuan Siapkan Pengacara, Laporkan Balik Pelapor Pencemaran Nama Baik

Penulis : Hendra Saputra - Editor : A Yahya

09 - Apr - 2026, 18:14

Loading Placeholder
Yupi Rere saat ditemui awak media, Kamis (9/4/2026) (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Terlapor perkara dugaan pemalsuan dokumen kasus suamiku ternyata perempuan, Yupi Rere (36) atau Erfastino Reynaldi Malawat tidak tinggal diam. Yup Rere menyatakan telah menunjuk seorang pengacara yang akan mendampinginya pada perkara tersebut. 

Tidak hanya itu, Yupi Rere juga menyatakan tidak akan menempuh jalan damai denga pelapor. Sebab, menurutnya, apa yang disampaikan oleh pelapor tidak sesuai dengan kenyataan. Bahkan, dia juga melawan dengan malaporkan pelapor ke Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik. “Beritanya sudah blunder banget. Tidak mau damai. soal hukum semua saya serahkan lawyer,” kata Yupi Rere kepada jatimtimes.com, Kamis (09/4/2026).

Baca Juga : Imigrasi Blitar Sikat WNA Lewat Operasi Wirawaspada, 4 Orang Asing Diperiksa

Ditanya soal pengacara yang ditunjuk untuk mendampinginya, Yupi Rere tidak menyebutkan dengan detail. Dia hanya menyatakan bahwa lawyer yang akan mendampinginnya dari Surabaya, dan saat itu sedang dalam perjalanan ke Kota Malang. 

Sedangkan terkait tudingan pemalsuan identitas, Yupi Rere menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan tindakan tersebut dan menyebut seluruh identitas yang diberikan adalah asli. “Pemalsuan dokumen, aku tidak merasa memalsukan dokumen karena identitas yang aku kasih adalah identitas asli gitu lho,” ungkap Yupi.

Seperti diberitakan, seorang perempuan asal Polehan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Intan Anggraeni (28), melaporkan kasus dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh sosok yang dikenalnya sebagai pria bernama Erfastino Reynaldi Malawat atau Rey (36). Laporan tersebut dilayangkan setelah fakta mengejutkan terungkap pada malam pertama pernikahan mereka bahwa suaminya ternyata perempuan.

Terkait beredarnya fotokopi KTP, Yupi juga membantah pernah menyerahkan dokumen tersebut secara langsung. Ia menjelaskan bahwa proses pencetakan dilakukan oleh pihak lain.

“Iya, oh fotokopi KTP nggak pernah memberikan, itu adalah dia sendiri yang nge-print. Kalau aku buat dari foto, tapi KTP asli,” ungkap Yupi yang juga menambahkan bahwa dirinya hanya memberikan file data yang kemudian digunakan oleh pihak terkait. “Hanya file yang saya berikan,” singkatnya.

Selain itu, ia juga menepis tudingan pernah menjanjikan fasilitas mewah seperti rumah dan mobil kepada Intan. Menurutnya, karakter pribadinya justru tidak suka mengumbar janji.

“Aku tidak pernah menjanjikan dan temen-temennya dia aku tahu aku orangnya nggak suka janji, jadi ketika ada, aku langsung kasih gitu lho. Aku nggak berisik orangnya gitu lho, kalau ada, aku langsung tanya nomor rekening gitu, ke temen-temennya dia pun kayak gitu,” jelasnya. 

Yupi mengaku sering membantu orang-orang di sekitarnya jauh sebelum mengenal Intan. Hal tersebut bahkan disebut menjadi salah satu pemicu konflik dalam hubungan mereka.

“Makanya kan dia suka marah kayak misalkan temennya butuh bantuan, aku bilang sebelum kenal kamu aku suka ngebantu orang kalau aku ada. Begitu, itu dia selalu marah,” tuturnya.

Ia juga menegaskan tidak pernah melakukan ancaman maupun intimidasi terhadap Intan. “Aku nggak pernah ngancem dia sama sekali dan tidak pernah intimidasi dia,” tegasnya.

Baca Juga : Dugaan Pencemaran Nama Baik, Wanita Asal Kembangbahu Dilaporkan ke Polisi

Dalam komunikasi terakhir, Yupi mengaku sempat mempertanyakan dasar laporan yang ditujukan kepadanya. Ia merasa tidak melakukan tindak kriminal seperti yang dituduhkan. “Udah terakhir aku chat bilang atas dasar apa ngelaporin aku, aku tidak melakukan tindak kriminal, aku bilang gitu,” ujarnya.

Yupi bahkan menyatakan siap membawa persoalan ini ke ranah hukum dengan menghadirkan saksi-saksi yang mengetahui perjalanan hubungan mereka sejak awal. “Terus aku juga bilang, bentar ya. Aku bilang sama dia, kamu yang memulai ya bukan aku ini mau ke polres sama temen-temenmu yang tahu dari awal hubungan kita kataku gitu,” lanjutnya.

Ia juga menyoroti keterangan Intan yang beredar di media sosial, khususnya di TikTok, yang menurutnya tidak sesuai dengan fakta. “Berita di TikTok itu aja udah salah bahwa kamu tahu identitasku baru malam pertama. Masih inget yang aku batalin mama sama kamu mau bunuh diri sampai mamamu pingsan dan di situ ada Bu De Riri. Chat-chatan kita juga masih ada semua kataku gitu,” ungkapnya.

Yupi menyebut setelah percakapan tersebut, pesan yang dikirimkan oleh Intan sempat ditarik dan hingga kini tidak ada balasan lanjutan. “Sama dia pesan ditarik abis itu udah nggak ada pesan lagi nggak dibalesan lagi sampai sekarang,” pungkasnya. 

Sedangkan terkait penggunaan nama Erfastino Reynaldi Malawat, Yupi Rere mengakui nama itu memang namanya yang sedang dia proses di pengadilan di Jakarta.

Kasus ini masih menjadi perhatian publik seiring munculnya berbagai versi dari kedua belah pihak. Keduanya saat ini diketahui saling lapor ke polisi. Dari pihak Intan Anggraeni telah membuat laporan polisi di Polresta Malang Kota atas dugaan pemalsuan dokumen. Sementara Yupi Rere membuat laporan di Polres Batu atas dugaan pencemaran nama baik.

 

 


Topik

Peristiwa kisah nyata suamiku perempuan yupi rere kasus suamiku ternyata perempuan



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---