JATIMTIMES - Kabar duka datang dari Masjid Agung Jami’ Kota Malang. Ketua Yayasan Masjid Agung Jami’ Kota Malang, H Abdul Aziz, wafat dan akan dimakamkan pada hari ini Kamis, 5 Februari 2026 atau bertepatan dengan 17 Sya’ban 1447 Hijriah.
Prosesi pemakaman almarhum dijadwalkan berlangsung mulai pagi ini. Berdasarkan informasi yang diterima, jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka di Jalan IR Rais Gang V Nomor 2 pada pukul 09.30 WIB.
Baca Juga : Pansus BUMD DPRD Jatim Pertimbangkan Pembentukan Badan Khusus
Selanjutnya, jenazah dibawa menuju Langgar Nurul Jannah Tanjung untuk dishalatkan bersama keluarga dan warga sekitar. Prosesi sholat jenazah di Langgar Nurul Jannah dijadwalkan berlangsung hingga pukul 10.30 WIB.
Setelah itu, pada pukul 10.30 hingga 11.00 WIB, jenazah almarhum H Abdul Aziz akan dibawa ke Masjid Agung Jami’ Malang untuk prosesi lanjutan sebelum dimakamkan.
Sosok H Abdul Aziz dan Dedikasinya
Semasa hidupnya, H Abdul Aziz dikenal sebagai sosok yang aktif menggerakkan pendidikan karakter Islami dan syiar Islam di Kota Malang. Sebagai Ketua Yayasan Masjid Agung Jami’ Kota Malang, ia memiliki peran dalam pengelolaan dan berbagai aktivitas keagamaan di masjid bersejarah tersebut.
H. Abdul Aziz juga dikenal karena kepeduliannya terhadap pembinaan generasi muda. Salah satu fokus kegiatannya adalah menggagas dan mendukung berbagai agenda bernuansa Islami, seperti pawai shalawat dalam rangka Tahun Baru Islam, jalan sehat bersholawat, serta peringatan 1 Muharram.
Dalam berbagai kesempatan, almarhum kerap memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menanamkan nilai hijrah dan akhlak Islami sejak usia dini.
Baca Juga : Kesiapan Sudah 95 Persen, Gubernur Khofifah Tinjau Stadion Gajayana Lokasi Mujahadah Kubro 1 Abad NU
Tak hanya dikenal aktif dalam syiar Islam, H Abdul Aziz juga memiliki komitmen dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Hal ini tercermin dari hubungan harmonis yang terjalin antara Masjid Agung Jami’ Malang dengan Gereja Immanuel yang berada di kawasan yang sama.
Almarhum kerap menekankan pentingnya toleransi, kerja sama, dan saling menghormati antarumat beragama sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat di Kota Malang yang majemuk.