free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

Harlah 1 Abad NU Jadi Magnet Ribuan Tamu, Okupansi Hotel di Kota Malang Nyaris Penuh

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - Feb - 2026, 13:58

Loading Placeholder
Ilustrasi kamar hotel yang ada di Kota Malang (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Gelaran Mujadalah Kubro dalam rangka Harlah 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) yang dipusatkan di Stadion Gajayana Kota Malang pada 7-8 Februari 2025 membawa berkah tersendiri bagi industri perhotelan. Tingkat hunian hotel di Kota Malang dilaporkan melonjak tajam dan kini mendekati kapasitas penuh.

Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang mencatat peningkatan okupansi mulai terasa sejak awal Februari 2026. Lonjakan ini terus berlanjut seiring semakin dekatnya pelaksanaan agenda besar NU yang diperkirakan dihadiri sekitar 100 ribu jemaah dari berbagai daerah.

Baca Juga : Respon Dinamika Kampus, Civitas Akademika Unikama Sampaikan Pernyataan Sikap Resmi

Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki, menyebut tren kenaikan okupansi terjadi merata di hampir seluruh hotel. Terutama yang berada di sekitar lokasi acara.

“Okupansi kami terus naik sampai sekarang. Di awal Februari sudah mulai terlihat, dan saat ini sudah di kisaran 80 sampai 90 persen, bahkan hampir 100 persen di beberapa hotel,” ujar Agoes.

Menurutnya, besarnya skala acara membuat pelaku perhotelan harus bersiap secara maksimal. Pemesanan kamar bahkan masuk dalam jumlah besar dan dilakukan secara langsung oleh rombongan jemaah.

“Kami sudah koordinasi dan memastikan semua hotel siap. Apalagi pesanan kamar masuk langsung dalam jumlah besar, terutama hotel-hotel yang lokasinya dekat dengan Stadion Gajayana,” ungkapnya.

Agoes menambahkan, Januari hingga Februari sejatinya merupakan periode low season bagi dunia perhotelan. Namun, kehadiran kegiatan nasional seperti Harlah 1 Abad NU justru menjadi pemantik kebangkitan okupansi di Kota Malang.

“Target kami biasanya Januari–Februari memang rendah, tapi dengan adanya kegiatan ini okupansi langsung naik. Jadi kami harus benar-benar siap,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada kesiapan fasilitas, PHRI Kota Malang juga mendorong hotel-hotel untuk memberikan nilai tambah bagi para tamu. Sejumlah hotel pun menyiapkan promo dan voucher kamar khusus bagi jemaah yang datang untuk mengikuti rangkaian Harlah 1 Abad NU, sekaligus memperkuat daya tarik Kota Malang sebagai destinasi kegiatan berskala nasional.

Baca Juga : Demi Jaga Toleransi, Gereja Katedral Ijen Geser Jadwal Misa Akhir Pekan yang Barengan Mujahadah Kubro Harlah 1 Abad NU

Sementara itu, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang pada Februari 2026 ini, pada Desember 2025, wisatawan nusantara asal Kota Malang mencapai 850 ribu kunjungan. Atau naik 20,10 persen dibandingkan bulan November 2025. 

“Wisatawan nusantara tujuan Kota Malang mencapai 1,16 juta kunjungan, naik 23,73 persen dibandingkan bulan Desember 2025,” kata Umar Sjaifudin, Kepala BPS Kota Malang dalam rilis resminya. 

Sementara itu, tingkat penghunian kamar (TPK) total Kota Malang bulan Desember 2025 sebesar 56,40 persen. Atau naik sebesar 5,76 poin dibandingkan bulan November 2025. Kemudian TPK hotel bintang bulan Desember 2025 sebesar 68,27 persen, naik sebesar 5,40 poin dibandingkan bulan November 2025. 

“TPK hotel non bintang bulan Desember 2025 sebesar 41,66 persen, naik sebesar 6,08 poin dibandingkan bulan November 2025,” kata Umar. 


Topik

Ekonomi 1 abad nu nu nahdlatul ulama okupansi hotel hotel kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---