Firsta Yufi Amarta Wujudkan Keinginan Mendiang Orang Tua Jadi Puteri Indonesia 2025
Reporter
Binti Nikmatur
Editor
Sri Kurnia Mahiruni
03 - May - 2025, 02:37
JATIMTIMES - Momen haru mewarnai malam Grand Final Puteri Indonesia 2025 yang digelar di Plenary Hall Jakarta Convention Center (JCC), Jumat malam (2/5/2025). Firsta Yufi Amarta, finalis asal Banyuwangi, Jawa Timur, resmi dinobatkan sebagai Puteri Indonesia 2025.
Kemenangan ini bukan sekadar gelar bergengsi di panggung nasional, tapi juga wujud dari harapan yang dulu disematkan orang tuanya sebelum mereka meninggal dunia.
Baca Juga : Pemkab Jember Siapkan 70 Armada Bus untuk Jamaah Calon Haji 2025
Agoeng Soedir, pendiri Color Models Inc, sebagai agensi modeling Fia sejak 2019, mengungkapkan bahwa kemenangan ini adalah bentuk pemenuhan amanat orang tua Fia. Agoeng, yang akrab disapa Panda, mengaku mengenal betul kisah dan proses panjang Fia hingga mampu menembus ajang paling prestisius ini.
“(Kemenangan) ini adalah salah satu permintaan almarhum orang tuanya. Mimpi dari orang tuanya adalah Fia menjadi Puteri Indonesia,” ujar Panda kepada JatimTIMES, Sabtu (3/5/2025).
Orang tua Fia meninggal dunia dalam kurun waktu yang berdekatan saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia. Sang ibu berpulang pada 2020, disusul ayahnya satu tahun kemudian. Kepergian mereka sempat membuat Fia terpuruk. Namun dorongan dari orang-orang terdekat membuatnya kembali bangkit dan menghidupkan mimpi yang pernah ditanamkan orang tuanya.
Bukan proses yang singkat, Fia mengawali modeling sejak usia dini. Ia mulai mengikuti kelas catwalk saat masih TK, meski awalnya merasa terpaksa karena takut dilihat banyak orang. Namun seiring waktu, rasa takut itu berubah menjadi kepercayaan diri.
Panda mengungkapkan bahwa Fia memang aktif mengikuti berbagai kompetisi modeling hingga berhasil menorehkan prestasi.
“Prosesnya (menjadi Puteri Indonesia) cukup panjang, dia punya pengalaman. Dia pernah juara Raka Raki Jatim. Fia ini juga diberangkatkan oleh IAPI Jawa Timur (Ikatan Alumni Putri Indonesia),” ungkapnya.
Menurut Panda, Fia sudah melalui seleksi ketat oleh IAPI Jawa Timur. Organisasi ini menjadi salah satu pendorong dalam membentuk karakter, kemampuan panggung, hingga kesiapan mental Fia.
Panda yang juga turut menemani Fia saat malam puncak Grand Final Puteri Indonesia 2025, bercerita bahwa sebelum menekuni dunia modeling secara profesional, Fia juga sempat menjadi atlet renang. Aktivitasnya di bidang olahraga dan modeling inilah, yang membuat Fia terbiasa menghadapi kompetisi dan tantangan sejak dini...