JATIMTIMES - Transformasi digital di Indonesia terus mengalami percepatan, seiring dengan adopsi teknologi seperti artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan, automasi, dan komputasi awan di berbagai sektor industri.
Adanya transformasi digital membuat kebutuhan talenta digital nasional yang terus meningkat. Sehingga, Komdigi menggandeng Jagoan Hosting dan Ngalup.co mengadakan program berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia.
Baca Juga : BTN dan Rumah Rakyat: Antara Target Negara, Kritik Pengembang, dan Akses Masyarakat
ExplorAItion menjadi program pengembangan talenta digital berbasis AI yang akan diperluas ke sejumlah kota sebagai bagian dari ekosistem Garuda Spark.
Pelaksanaan ExplorAItion di Surabaya diikuti 160 peserta menjadi pijakan awal untuk memperluas dampak dan menjangkau talenta digital di daerah lain. Peserta dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa SMA/SMK hingga talenta umum yang tertarik menjadi penggerak ekosistem digital.
“Garuda Spoke Surabaya menjadi fondasi awal pelaksanaan ExplorAItion. Melihat antusiasme dan dampak yang dihasilkan, ke depan program ini akan kami perluas ke kota-kota lain agar semakin banyak talenta digital yang mendapatkan akses pembelajaran dan pengalaman langsung dalam eksplorasi AI, automasi, dan teknologi modern,” ujar General Manager Jagoan Hosting, Andy Novianto.
Dalam setiap pelaksanaannya, ExplorAItion dikemas sebagai pelatihan intensif kurang dari 48 jam. Peserta diajak untuk menggali permasalahan nyata, melakukan brainstorming, hingga membangun prototype solusi digital yang aplikatif.
Pendekatan ini dirancang agar peserta memperoleh pengalaman praktis dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Program ExplorAItion bertujuan untuk meningkatkan literasi digital sekaligus menyiapkan talenta digital Indonesia melalui pemanfaatan teknologi seperti AI, n8n, Grafana, Odoo, Vaultwarden, PostgreSQL, serta metode eksplorasi ide dan validasi awal melalui design sprint.
Baca Juga : Saldo JHT Bisa Dicairkan 30% untuk Cicilan Rumah, Ini Ketentuannya
Selain itu, peserta juga diarahkan untuk menciptakan prototype yang mendukung ekosistem digital serta mengembangkan solusi nyata untuk kebutuhan bisnis, pendidikan, maupun proyek personal.
Direktur Ngalup Collaborative Network, Irfan Rahmad, menegaskan bahwa ekspansi ExplorAItion ke berbagai kota menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem talenta digital secara lebih inklusif.
“Dengan memperluas pelaksanaan ExplorAItion ke berbagai daerah, kami ingin membuka lebih banyak akses bagi talenta digital untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan solusi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan nyata, sekaligus memperkuat fondasi ekosistem digital Indonesia ke depan,” imbuhnya.