JATIMTIMES - Nasib seseorang memang tak pernah bisa ditebak. Siapa sangka, Michael Octavian, remaja yang dulu mengais rezeki dengan tubuh berlumur cat perak di lampu merah kawasan Pasar Baru, kini justru rutin melangkah percaya diri di atas panggung mode kelas atas.
Kisah hidup Michael mendadak viral dan jadi perbincangan publik setelah transformasinya dari manusia silver ke model profesional menyedot perhatian banyak pihak.
Baca Juga : Khutbah Jumat 23 Januari: Kesempatan Meraih Ampunan di Malam Nisfu Sya’ban
Perjalanan hidup Michael mulai berubah ketika sosoknya tertangkap kamera dan videonya beredar luas di media sosial. Di balik tubuh berwarna silver itu, tim Captain Barbershop melihat karakter sekaligus potensi tersembunyi yang tak biasa. Dari situlah, pintu menuju dunia yang sama sekali baru perlahan terbuka.
Kesempatan demi kesempatan datang silih berganti. Michael kemudian digandeng label busana Signore untuk berkolaborasi dan mulai menapaki dunia modeling secara serius. Dari sekadar bertahan hidup di jalanan, ia kini memiliki profesi dengan penghasilan yang jauh lebih layak dan masa depan yang lebih jelas.
Kisah itu diungkapkan Michael saat menjadi narasumber di acara televisi Pagi-Pagi Ambyar. Di momen itu, pria yang akrab disapa Mike tersebut menceritakan awal mula dirinya menjadi manusia silver.
“Aku beneran manusia silver berawal dari teman-teman rumah yang mencari uang dari situ. Aku asli Jakarta dan di daerah Pasar Baru, kira-kira sudah mau setahun. Pendapatannya sehari Rp 80-100 ribu,” ujar Mike, dikutip Jumat (23/1/2026).
Ia mengaku menjalani pekerjaan tersebut demi kemandirian ekonomi, meski risikonya tidak kecil. Pengalaman di jalanan justru menjadi pelajaran hidup yang membekas baginya.
“Pernah diamanin tapi lari (kabur). Mike karena di luar sana kepengen punya pengalaman dan belajar bersyukur. Umur aku masih 16 tahun. Orang tua masih ada, kerjanya grabcar bapak, kalau ibu rumah tangga,” lanjutnya.
Perubahan besar dalam hidup Michael bermula dari sebuah video makeover yang kemudian viral. Tanpa pernah terbayang sebelumnya, momen saat ia bekerja di lampu merah justru menjadi titik balik menuju karier baru.
“Aku nggak nyangka banget (bisa viral). Berawal dari video dan ada satu agency yang tertarik dengan Mike. Aku lagi minta-minta di video itu di lampu merah dan ada yang videoin. Awalnya aku ada pihak dari Captain Barbershop yang minta aku buat di makeover dan bikin video,” jelas Michael.
Ia mengaku saat itu tak memiliki kegiatan apa pun dan hanya mengikuti proses makeover tersebut. Namun, dampaknya jauh di luar dugaan.
“Di situ aku tidak ada kegiatan dan aku mau di-makeover. Nggak nyangka bakalan jadi viral. Dan dilirik menjadi model. Beberapa bulan video itu, langsung ada tawaran masuk agency,” ungkapnya.
Baca Juga : Pemuda 21 Tahun Ditemukan Meninggal di Gedung SPPG Waung, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Kini, Michael telah merasakan atmosfer panggung mode bergengsi. Meski sempat diliputi rasa gugup, ia mengaku sangat menikmati pengalaman barunya sebagai model profesional.
“Perasaan aku senang banget dan banyak teman-teman aku yang support aku. Alhamdulillah sekarang jadi percaya diri banget. Aku sudah jalan di panggung Plaza Indonesia Fashion Week dan desainer Danjyo Hiyoji dan Sapto Djojokartiko,” ungkapnya.
Mengenang debut pertamanya di catwalk, Michael tak menampik rasa tegang yang luar biasa. “(Pertama jalan catwalk) aku awalnya tegang karena baru, padahal hati mah senang banget. Lutut sampai goyang dan bergetar banget,” katanya.
Perubahan hidup itu juga berdampak pada kondisi finansialnya. “Alhamdulillah bayarannya sudah berbeda hehehe. Ibu saya senang banget,” ucap Michael.
Suasana haru pun pecah ketika sang ibu, Susan, turut hadir di studio. Dengan mata berkaca-kaca, ia menceritakan masa-masa saat Michael diam-diam menjadi manusia silver demi membantu ekonomi keluarga.
“Alhamdulillah saya bangga banget. Saya bangga alhamdulillah ini untuk dia. Mike pertama umpet-umpetan jadi manusia silver, saya jualan ikan asin di pasar, ke mana ini anak. Waktu itu ada razia, bapaknya nyariin. Alhamdulillah dia kabur dan saya marahin. Tidak usah. Mungkin karena kepengen mandiri. Alhamdulillah kerja kerasnya berhasil,” ucap Susan.
Menutup perbincangan, sang ibu menyampaikan doa sederhana untuk perjalanan hidup putranya ke depan. “Sukses ya Mike, mama doain,” kata Susan.