free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Cincin Cahaya di Langit Malang, BMKG Sebut Itu Fenomena Halo Matahari

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

05 - Jan - 2026, 16:25

Loading Placeholder
Tangkapan fenomena halo matahari yang direkam warga di atas langit Kota Malang. (Foto: X @rainpuri01)

JATIMTIMES - Fenomena alam langka menghiasi langit Kota Malang, tepatnya di wilayah Kecamatan Blimbing, pada Minggu (4/1/2026) siang. Sejumlah warga merekam munculnya lingkaran cahaya yang tampak mengitari matahari dan membagikannya di media sosial.

Visual unik tersebut sontak menarik perhatian warganet karena terlihat menyerupai pelangi berbentuk cincin. Fenomena ini dikenal sebagai halo matahari terjadi saat sinar matahari berinteraksi dengan kristal es di lapisan awan tinggi.

Baca Juga : Dilarang Parkir Sembarangan, Wali Kota Malang Siapkan Skema Drop Off Bus Wisata di Kayutangan

Prakirawan BMKG Karangploso Malang, Linda Fitrotul Muzayanah, mengatakan halo matahari terbentuk akibat pembiasan cahaya oleh kristal es yang berada di awan jenis sirostratus. Kristal es di awan tinggi membiaskan cahaya matahari sehingga membentuk lingkaran cahaya di sekeliling matahari.

“Fenomena ini biasanya terjadi pada ketinggian sekitar 5 hingga 10 kilometer di atmosfer,” ungkap Linda, Senin (5/1/2026).

Pembiasan cahaya tersebut membuat warna cahaya terurai, menghasilkan gradasi warna yang khas. Bagian dalam lingkaran cenderung tampak kemerahan, sementara bagian luarnya terlihat kebiruan. Pola cincin ini umumnya memiliki sudut sekitar 22 derajat dari pusat matahari.

Menurut BMKG, halo matahari dapat muncul dalam beberapa bentuk, mulai dari lingkaran penuh hingga setengah lingkaran, tergantung posisi awan dan sudut datang cahaya matahari. Meski kerap dianggap tidak biasa, fenomena ini murni kejadian alam dan tidak berkaitan dengan tanda cuaca ekstrem atau bencana.

Baca Juga : Wengker–Ponorogo: Tanah Konflik dan Kekuasaan Tua di Tanah Angker Jatim

BMKG pun mengimbau masyarakat jika mendapati fenomena tersebut untuk tidak menatap langsung matahari saat mengamati tanpa perlindungan. Penggunaan kacamata berfilter UV atau perangkat kamera dengan filter khusus disarankan agar mata tetap aman.

“Fenomena halo matahari bukanlah hal berbahaya dan bisa muncul kapan saja ketika kondisi atmosfer mendukung,” tutup Linda.


Topik

Peristiwa fenomena alam halo matahari fenomena halo matahari bmkg



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---