JATIMTIMES — Suasana khidmat dan penuh kebersamaan mewarnai Tasyakuran Pembukaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bendo 1 di Jalan Ciliwung, Kelurahan Bendo, Kecamatan Kepanjenkidul, Kamis 8 Januari 2026.
Kegiatan yang dihadiri Wali Kota Blitar H Syauqul Muhibbin atau Mas Ibin tersebut menjadi momentum ungkapan rasa syukur sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mendukung pelayanan publik serta pembangunan sumber daya manusia di Kota Blitar.
Baca Juga : 1,6 Hektare Lahan Jagung Percontohan di Desa Pendem Siap Panen Bulan Depan
Dalam acara tersebut, Mas Ibin secara resmi meresmikan dan membuka operasional Dapur SPPG Bendo 1. Peresmian ditandai dengan tasyakuran dan pemotongan tumpeng bersama unsur pemerintah kelurahan, kecamatan, pengelola SPPG, serta masyarakat sekitar. Hadir dalam kesempatan itu Camat Kepanjenkidul, Lurah Bendo, Kepala SPPG Bendo Kepanjenkidul Merina Citra Wulandari beserta jajaran pengurus, serta para undangan.
Wali Kota Blitar menyampaikan apresiasi atas peran aktif SPPG Bendo yang selama ini berkontribusi positif dalam pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak dan pelajar di Kota Blitar. Menurutnya, keberadaan dapur SPPG bukan sekadar fasilitas pendukung, melainkan bagian penting dari strategi pembangunan jangka panjang daerah.
“Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul dalam acara tasyakuran pembukaan Dapur SPPG Bendo 1 Kota Blitar. Ini bukan sekadar seremoni potong tumpeng atau makan bersama, tetapi bukti nyata bahwa Kota Blitar terus bergerak untuk memastikan tidak ada warga kita, terutama anak-anak kita, yang kekurangan gizi,” ujar Mas Ibin dalam sambutannya.

Mas Ibin menegaskan bahwa pembangunan kota tidak hanya diukur dari infrastruktur fisik seperti jalan dan gedung, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusianya. Dalam konteks itulah, pemenuhan gizi menjadi fondasi penting yang tidak bisa diabaikan.
“Dapur SPPG ini bukan hanya bangunan berisi kompor dan panci besar. Ini adalah dapur harapan. Dari sinilah akan lahir makanan-makanan bergizi yang menguatkan fisik dan mencerdaskan otak generasi masa depan Blitar,” katanya.
Ia menambahkan, pemenuhan gizi sejak dini merupakan investasi strategis bagi masa depan bangsa. Anak-anak yang sehat dan tercukupi gizinya diyakini akan tumbuh menjadi generasi yang unggul secara intelektual, kuat secara fisik, dan berkarakter baik.
“Membangun kota itu tidak hanya lewat aspal jalanan, tetapi juga lewat kualitas asupan makanan warganya,” tegas Mas Ibin, menekankan arah kebijakan pembangunan yang berorientasi pada manusia.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Blitar juga menyampaikan tiga pesan penting kepada pengelola Dapur SPPG Bendo 1 agar layanan yang diberikan benar-benar optimal dan berkelanjutan. Pesan pertama adalah agar seluruh proses memasak dilakukan dengan hati dan penuh kepedulian.
“Masaklah dengan hati. Kalau masaknya sambil senyum dan penuh kasih sayang, insyaallah rasanya lebih enak dan jadi berkah bagi yang makan,” ujarnya.
Pesan kedua berkaitan dengan standar kebersihan yang harus dijaga secara ketat. Mas Ibin menegaskan bahwa kebersihan dapur merupakan hal yang tidak bisa ditawar karena menyangkut kesehatan masyarakat.
“Kebersihan adalah harga mati. Kita ingin warga sehat, jadi pastikan dapur ini menjadi standar dapur terbersih di Blitar,” katanya.
Sementara itu, pesan ketiga adalah pentingnya semangat gotong royong dan komunikasi. Menurut Mas Ibin, pengelolaan fasilitas publik seperti Dapur SPPG harus dilakukan secara bersama-sama dengan keterbukaan dan koordinasi yang baik.
“Kalau ada kendala, jangan dipendam sendiri. Komunikasikan. Kita jaga bareng-bareng aset ini,” tuturnya.
Mas Ibin juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga Dapur SPPG Bendo 1 dapat berdiri dan mulai beroperasi. Ia berharap, setiap makanan yang diproduksi dari dapur tersebut tidak hanya memberi manfaat secara fisik, tetapi juga bernilai ibadah.
“Semoga dari setiap butir nasi dan setiap potong lauk yang dimasak di sini, menjadi amal jariyah bagi kita semua dan membawa kemajuan bagi Kota Blitar yang kita cintai,” ucapnya.
Wali Kota Blitar meresmikan operasional Dapur SPPG Bendo 1 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pemenuhan gizi. Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan menjaga keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Prabowo demi masa depan generasi Kota Blitar.