free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Sidang TPP Lapas Malang Tentukan Asimilasi Warga Binaan ke SAE L’SIMA

Penulis : Hendra Saputra - Editor : Yunan Helmy

06 - Jan - 2026, 18:59

Loading Placeholder
Sidang TPP yang diikuti 21 napi di Lapas Malang. (foto: istimewa)

JATIMTIMES - Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Malang tancap gas mengawali tahun 2025 dengan menggelar sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP). Sidang berlangsung di halaman Museum Pendjara Lowokwaroe dan menjadi langkah percepatan untuk mendukung program ketahanan pangan pemasyarakatan Jawa Timur.

Sidang TPP ini difokuskan pada pemenuhan kebutuhan tenaga kerja pembinaan di Sentra Asimilasi dan Edukasi (SAE) L’SIMA Ngajum. Sebanyak 28 warga binaan diusulkan untuk dinilai kelayakannya mengikuti program asimilasi di luar lapas, sebagai bagian dari penguatan peran SAE sebagai pusat pembinaan produktif.

Baca Juga : Jangan Terburu-buru, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengisi PDSS SNBP 2026

Proses sidang berjalan dengan menjunjung tinggi prinsip objektivitas dan akuntabilitas. Seluruh anggota TPP melakukan pembahasan secara menyeluruh, baik dari sisi administratif maupun substantif, guna memastikan program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Hasilnya, sebanyak 21 warga binaan dinyatakan memenuhi persyaratan dan disetujui mengikuti program asimilasi di luar lapas. Mereka akan menjalani pembinaan sekaligus bekerja di SAE L’SIMA Ngajum, dengan penempatan yang disesuaikan minat dan kemampuan masing-masing.

Bidang pembinaan yang menjadi fokus meliputi sektor pertanian, perikanan, hingga peternakan. Ketiga sektor tersebut selama ini menjadi tulang punggung pengembangan SAE sebagai bagian dari kontribusi nyata pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan.

Kalapas Malang Teguh Pamuji menegaskan bahwa sidang TPP ini merupakan langkah strategis percepatan program di awal tahun. “Sidang TPP ini adalah percepatan awal tahun agar program ketahanan pangan di SAE L’SIMA Ngajum dapat segera berjalan maksimal dengan dukungan sumber daya manusia yang siap,” ujar Teguh.

Teguh menambahkan, SAE L’SIMA Ngajum terus didorong menjadi pusat pembinaan yang tidak hanya produktif, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat. Keterlibatan warga binaan dalam berbagai sektor usaha dinilai mampu menumbuhkan kemandirian yang terarah dan berkelanjutan.

Baca Juga : Komisi A DPRD Surabaya Minta Semua Ormas Hidup Rukun dan Kedepankan Dialog

“Kami ingin SAE tidak hanya menjadi tempat pembinaan, tetapi juga pusat kontribusi nyata pemasyarakatan bagi ketahanan pangan,” pungkas Teguh. 

Dengan langkah percepatan ini, Lapas Malang berharap program ketahanan pangan dapat berjalan optimal sejak awal tahun, sekaligus menjadi wadah pembinaan yang memberikan bekal keterampilan bagi warga binaan sebelum kembali ke masyarakat.


Topik

Peristiwa lapas malang warga binaan pemasyarakatan asimilasi lapas lowokwaru



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Hendra Saputra

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---