JATIMTIMES - Banjir melanda sejumlah desa di Kota Batu, Minggu sore (4/1/2026). Banjir luapan air sungai ini berasal dari dua sungai, yakni Sungai Paron di Desa Bumiaji, dan Sungai Ledok di Desa Bulukerto, dan Desa Sumbergondo. Banjir ini juga menyebabkan lumpur menggenangi jalan dan dua rumah warga terendam.
Hal tersebut disampaikan Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu Suwoko. Dipicu hujan deras sejak siang harinya, luapan air terjadi saat debit air tinggi dan sudetan tersumbat.
"Hujan di Kota Batu terjadi mulai siang tadi. Debit sungai naik sehingga berdampak di tiga titik lokasi kejadian yaitu di sungai Paron di Desa Bumiaji dan Sungai Ledok Dusun Sengonan itu di Desa Bulukerto, dan Sumbergondo" ujarnya.
Dikatakannya, banjir di Bulukerto itu terdapat dua rumah yang yang parah tergenang. Saat ini sudah dilakukan pembersihan penyedotan air. "Rumah warga yang terdampak karena memang kebetulan rumahnya berada di samping sungai sekarang sudah sudah bersih dilakukan penyedotan dari air genangan," kata Suwoko.
Sementara lokasi kedua, sambungnya, terjadi di sungai Paron Bumiaji. Banjir luapan karena memang air yang mengalir air sungai membawa material sampah dan membawa bambu-bambu dan kayu yang menghambat aliran sungai.
"Karena sumbatan, sehingga terjadi luapan di Sungai Paron yang menyebabkan apa menyebabkan material lumpur menguap ke jalan bersama air. Sekarang sudah dilakukan pembersihan bersama teman-teman dari berbagai unsur," jelasnya.
Baca Juga : Kejari Batu Tangani 4 Perkara Korupsi di 2025: KUR BRI Naik Penyidikan, RSUD Karsa Husada Jadi Atensi Khusus
Untuk membantu penanganan, sebanyak 3 unit armada pemadam kebakaran diterjunkan. Tujuannya untuk back up penanganan banjir luapan lumpur dengan 10 personel.
Sementara itu, di Desa Sumbergondo Kecamatan Bumiaji, banjir luapan terjadi daei Sungai Sengonan mengakibatkan lumpur meluap ke jalan raya sepanjang 200 meter. Endapan lumpur setebal 15 sentimeter. "Tim gabungan sudah melakukan upaya pembersihan material. Kami mengimbau agar tetap waspada di saat hujan lebat karena tidak bisa diprediksi," imbuhnya.