free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Usai Viral Ortu War Bimbel, Kini Giliran War Pendaftaran SD: Antre Sejak Jam 9 Malam

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

02 - Sep - 2026, 09:16

Loading Placeholder
Potret mobil yang berjejer diduga para orang tua war pendaftaran SD. (Foto: Threads)

JATIMTIMES - Fenomena orang tua rela antre sejak dini hari demi mendapatkan tempat di bimbingan belajar (bimbel) belum selesai menjadi perbincangan. Kini, giliran antrean pendaftaran sekolah dasar (SD) yang menjadi sorotan.

Sejumlah orang tua di Bandar Lampung rela datang sejak malam hari untuk mendapatkan nomor antrean pendaftaran di SD. Bahkan, ada orang tua yang memilih menginap di sekolah hingga pagi karena khawatir kuota penerimaan cepat penuh.

Baca Juga : Rem Blong Diduga Picu Kecelakaan Dua Truk di Singosari Malang

Momen perjuangan para orang tua itu dibagikan akun Instagram @lulunurulhasanah. Dalam unggahannya, ia memperlihatkan situasi antrean pendaftaran yang sudah ramai meski malam belum berganti hari.

"Luas biasa perjuangan kita para ibu ibu dan bapak bapak yang semalem war SDI PELANGI sampe minep disekolahan, acungkan jempol kalian? ?," tulisnya.

Ia mengaku sempat mengira belum banyak orang yang datang ketika melihat waktu masih menunjukkan pukul 23.47 WIB. Namun, ternyata sejumlah orang tua sudah lebih dulu mengantre sejak sekitar pukul 21.00 WIB.

"Kirain jam 23:47 masih ga rame wak tau nya udah ada yang antri dari jam 21:00 luarbiasa kan perjuangan kitah?," lanjutnya.

Dalam unggahan tersebut, seorang warganet menjelaskan alasan orang tua rela melakukan war sejak malam. Salah satunya karena jumlah peminat disebut jauh lebih banyak dibandingkan kuota penerimaan siswa.

"Banyak peminat nya kak, sedangkan kuota penerimaannya cuma sedikit?," ujarnya.

Bahkan, disebutkan kuota pendaftaran bisa penuh sebelum matahari terbit. Kondisi itu membuat sejumlah orang tua memilih bertahan di lokasi hingga pagi. "Matahari belum nongol kuota keburu full," lanjutnya.

Sebagian orang tua bahkan disebut tidur di dalam mobil sembari menunggu proses pendaftaran dibuka. "Makanya kebanyakan org tua pada war, tahan pada nunggu sampe tidur dimobil," ungkapnya.

Sistem pendaftaran yang hanya dilakukan secara langsung atau offline juga disebut menjadi salah satu alasan antrean terjadi sejak malam. "Mungkin karena sistem sekolah ini juga daftarnya hari 1hari itu aja, dan hanya daftar melalui offline," jelasnya.

Fenomena serupa juga dibagikan akun Threads @callaleaaa. Ia mengaku datang sekitar pukul 21.09 WIB dan langsung mendapatkan nomor antrean tiga.

"dateng jam 21.09 dpt urut 3 aku kak :)))) wkwkkw baru bangun ni badan encok semua tp seru haha," tulisnya.

Unggahan tentang war pendaftaran sekolah tersebut kemudian menuai beragam komentar. Sejumlah warganet mengaku terkejut karena orang tua kini datang semakin awal untuk mendapatkan antrean.

"Tahun lalu udah ada yg antri jam 12 malem ngerasa nya Alangkah nemen, eh tahun ini jam 9 malem udah ada yg antri. Memang memang memang.. Ruar biasa ibu ibu," komentar @lrst****.

Dari percakapan warganet, sekolah yang dimaksud diduga merupakan SDI Pelangi yang berada di Bandar Lampung. Salah satu komentar bahkan menanyakan apakah sekolah tersebut merupakan SD Pelangi di kawasan Sukarame, dekat Pasar Tempel Way Dadi.

Baca Juga : Viral! Orang Tua di Yogya War Bimbel Mulai Jam 2 Pagi, untuk Tahun Ajaran Depan

Di akun Instagram resmi SDI Pelangi juga disebutkan bahwa kuota pendaftaran siswa untuk tahun ajaran 2027-2028 sudah penuh. 

Fenomena war pendidikan sebelumnya juga terjadi di Yogyakarta. Orang tua rela datang sejak dini hari untuk mengantre nomor pendaftaran bimbingan belajar (bimbel), meski tahun ajaran yang dituju masih sekitar satu tahun lagi.

Pengunggah @nararyan****** menunjukkan nomor antrean yang didapatnya, yakni 117. Ia menyebut antrean sudah berlangsung sekitar pukul 02.00 WIB.

"War nomer antrian pendaftaran les di salah satu bimbel Yogya (untuk tahun pelajaran lebih kurang masih 1 tahun lagi)," tulisnya.

Dalam unggahan tersebut terlihat sejumlah orang tua dan kendaraan sudah memenuhi lokasi. Tempat bimbel itu juga disebut berada di sebuah gang dengan suasana seperti permukiman.

Unggahan tersebut kemudian ramai dibicarakan. Warganet menilai fenomena itu menunjukkan ketatnya persaingan pendidikan, khususnya di Yogyakarta.

"lagi rame mau daftar bimbel, eh, kok sampe war. Dari pukul 2 pagi pula. Emang unik bin ajaib sih Jogja itu," tulis @moddie*****.

Warganet lain juga menyoroti kondisi persaingan pendidikan di Yogyakarta yang dinilai semakin ketat.

"Dijogja pendidikan makin ketat ya, padahal kalau punya anak mau disekolahin di jogja aja yg biaya ga sede di jakarta tapi persaingannya ketat bgt," komentar @an*****.

Sementara akun @mommy***** mengaku ikut war nomor antrean untuk mendaftar bimbel tahun depan. Ia bersyukur masih mendapatkan nomor meski harus datang sejak dini hari.

"ikutan war nomer antrian salah satu bimbel di jogja buat taun depan! alhamdulillah masih kebagian," tulisnya sambil menunjukkan nomor antrean 328.


Topik

Pendidikan war bimbel pendaftaran sd sd masuk sd



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---