JATIMTIMES - Para petani di kawasan Brakseng, Dusun Jurang Kuali, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dibuat resah oleh maraknya pencurian sayuran yang telah memasuki masa panen. Aksi yang menyasar kentang dan wortel itu disebut terjadi berulang dalam hampir dua pekan terakhir, sehingga menyebabkan kerugian bagi para petani.
Informasi mengenai dugaan pencurian tersebut juga ramai dibagikan di media sosial. Dalam video yang beredar, warga membeberkan laporan bahwa hasil pertanian di kawasan Brakseng kerap hilang saat tanaman sudah siap dipanen.
Baca Juga : El Nino 2026 Masuk Kategori Kuat, BMKG Ungkap 8 Dampak yang Perlu Diwaspadai
“Warga melaporkan maraknya dugaan pencurian sayuran, terutama kentang, di wilayah Brakseng, Desa Sumber Brantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Berdasarkan keterangan warga, aksi tersebut telah berlangsung hampir dua minggu terakhir dan dinilai sangat meresahkan petani. Warga berharap ada perhatian dari pihak terkait serta peningkatan patroli keamanan agar kejadian serupa tidak terus berulang,” tulis keterangan unggahan video Instagram @infobatusam.
Salah seorang petani Jurangwali, Mustakim, mengatakan pencurian paling banyak menyasar kentang dan wortel yang sudah memasuki masa panen. Menurutnya, pelaku diduga memanfaatkan kondisi lahan pertanian yang cukup luas dan jauh dari permukiman.
“Yang hilang kebanyakan kentang dan wortel yang sudah siap dipanen. Kejadiannya bukan hanya sekali, tetapi berulang dalam sekitar dua minggu terakhir sehingga membuat petani semakin khawatir,” kata Mustakim, Rabu (5/8/2026).
Ia mengungkapkan, para petani kini tidak lagi merasa tenang, apalagi menjelang masa panen karena khawatir hasil kerja mereka selama berbulan-bulan hilang sebelum sempat dipetik.
“Kami berharap ada langkah nyata agar pencurian ini bisa dihentikan. Petani ingin bekerja dengan tenang tanpa takut kehilangan hasil panen,” tambahnya.
Sebagai langkah antisipasi, para petani telah melaporkan persoalan tersebut kepada Pemerintah Desa Sumber Brantas. Selain itu, mereka juga bergantian melakukan penjagaan di lahan pertanian pada malam hari, khususnya di area yang tanamannya telah siap dipanen.
Baca Juga : Diterjang Angin Kencang, Dahan Beringin di TMP Ngaglik Kota Batu Tumbang Timpa Dua Warung
Kepala Desa Sumber Brantas, Saniman, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari masyarakat terkait dugaan pencurian sayuran tersebut. Pemerintah desa pun langsung berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperkuat pengamanan.
“Laporan dari petani sudah kami tindak lanjuti. Saat ini petugas hansip melakukan patroli setiap malam bersama para petani untuk mengantisipasi pencurian kembali terjadi,” ucap Saniman.
Menurutnya, patroli difokuskan pada lahan-lahan yang tanaman kentang maupun wortelnya telah memasuki masa panen karena lokasi tersebut menjadi sasaran utama para pelaku.
Pemerintah desa berharap upaya patroli bersama dapat memberikan rasa aman kepada para petani sekaligus mencegah terulangnya aksi pencurian yang berpotensi merugikan sektor pertanian di kawasan Brakseng. Selain meningkatkan pengawasan, warga juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar area pertanian.