free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

JatimTIMES Bekali Ratusan Mahasiswa KKN Unikama Teknik Menulis Berita Pengabdian di Desa

Penulis : Irsya Richa - Editor : A Yahya

22 - Jul - 2026, 13:29

Loading Placeholder
Redaktur JatimTIMES, Sri Kurnia Mahiruni di Aula Sarwakirti, Unikama, Rabu (22/7/2026). (Foto: Irsya Richa/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sebanyak 615 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Integratif Berdampak Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) mendapatkan pembekalan khusus mengenai jurnalistik sebelum diterjunkan ke desa-desa sasaran di kawasan Kabupaten Malang. Materi ini diberikan agar berbagai program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan mahasiswa tidak hanya berhenti sebagai kegiatan di lapangan, tetapi juga terdokumentasi dan dipublikasikan sehingga manfaatnya dapat diketahui masyarakat luas.

Pembekalan diberikan langsung Redaktur JatimTIMES, Sri Kurnia Mahiruni di Aula Sarwakirti, Unikama, Rabu (22/7/2026). Para mahasiswa diberikan beragam materi tentang Panduan Jurnalistik untuk Amplifikasi Dampak Pengabdian.

Baca Juga : BEM Nusantara Desak Febrie Adriansyah Ditahan, Kirim Bunga Duka Cita ke Kejati Jatim 

 

Perempuan yang akrab disapa Nia ini menekankan bahwa publikasi merupakan bagian penting dari keberhasilan sebuah program pengabdian masyarakat. Terlebih banyak kegiatan KKN yang memberikan dampak positif bagi masyarakat, namun manfaat tersebut sering kali tidak diketahui publik karena hanya didokumentasikan secara pribadi.

d

“Kalau kegiatan hanya didokumentasikan untuk diri sendiri, dampaknya menjadi tersembunyi. Tetapi ketika dipublikasikan melalui berita, manfaatnya akan tersebar lebih luas dan bisa menginspirasi masyarakat maupun desa lainnya,” kata Nia. 

Ia menjelaskan, publikasi memiliki banyak manfaat, mulai dari menunjukkan kapasitas mahasiswa, menjadi dokumentasi resmi kegiatan, memperkenalkan potensi desa kepada masyarakat luas, hingga meningkatkan reputasi perguruan tinggi. 

Dalam sesi pembekalan, Nia juga mengenalkan dasar-dasar jurnalistik kepada para peserta. Mahasiswa diajak memahami proses jurnalistik mulai dari pengumpulan data, observasi, wawancara, hingga penyusunan berita yang layak dipublikasikan. 

Ia menegaskan, sebuah berita harus memiliki nilai berita (news value) agar menarik perhatian pembaca. Beberapa unsur yang perlu diperhatikan antara lain aktualitas, kedekatan dengan masyarakat, dampak kegiatan, ketokohan, hingga sisi human interest. 

“Kalau mahasiswa menemukan inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, misalnya mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi atau membuat website pemasaran produk desa, itu memiliki nilai berita yang tinggi. Bahkan media akan tertarik meliput tanpa harus diminta,” jelasnya.

Selain itu, peserta juga dibekali mengenai kode etik jurnalistik, seperti keharusan menyajikan informasi berdasarkan fakta, menjaga akurasi data, menghormati narasumber, menghindari plagiarisme, hingga tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

d

Nia mengingatkan mahasiswa agar selalu menerapkan prinsip 5W+1H dalam setiap penulisan berita serta menggunakan struktur piramida terbalik, yakni menyampaikan informasi terpenting pada bagian awal berita agar mudah dipahami pembaca.

Tak hanya teknik menulis, mahasiswa juga mendapat materi mengenai fotografi jurnalistik. Menurutnya, foto yang baik harus mampu menceritakan aktivitas, bukan sekadar dokumentasi peserta yang sedang berpose.

“Foto harus fokus pada aktivitas. Jangan hanya berdiri berjejer menghadap kamera. Ambil momen ketika masyarakat dan mahasiswa benar-benar sedang berinteraksi sehingga cerita dalam berita menjadi lebih hidup,” ucap Nia.

Sementara itu, Direktur Pembelajaran, Penelitian, dan Pengabdian kepada Masyarakat, Unikama, Prof. Dr. Mujiono, M.Pd., mengatakan pembekalan jurnalistik menjadi bagian penting dalam pelaksanaan KKN Integratif Berdampak tahun ini.

Baca Juga : CDC UIN Malang Dorong Mahasiswa Perkuat Kompetensi Lewat PRIMA Magang PTKI 

 

Tema KKN tahun 2026 adalah “Transformasi Desa Berkelanjutan melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Muatan Lokal dan Inovasi Teknologi.” Karena itu, mahasiswa tidak hanya dituntut menjalankan program kerja, tetapi juga mampu mengomunikasikan dampaknya kepada publik. 

“Pembekalan pemberitaan ini penting agar mahasiswa mampu mengidentifikasi potensi dan permasalahan desa, kemudian mendokumentasikan sekaligus mempublikasikan program pemberdayaan yang mereka lakukan bersama masyarakat,” terang Mujiono.

Menurutnya, tujuan utama KKN adalah mendorong mahasiswa berkolaborasi dengan masyarakat dalam membangun desa yang berkelanjutan melalui penguatan potensi lokal.

“Kami ingin setelah KKN selesai, program-program yang dijalankan mahasiswa tetap bisa dilanjutkan oleh masyarakat. Jadi masyarakat menjadi pelaku utama pembangunan desa, sementara mahasiswa hadir sebagai motivator dan pendamping,” ucap Mujiono.

Pada pelaksanaan KKN tahun ini mengusung enam pilar utama, meliputi pemberdayaan ekonomi desa, pelestarian kearifan lokal, pendidikan dan penguatan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi tepat guna, peningkatan kualitas lingkungan, serta penguatan tata kelola desa. Di samping itu, Unikama juga memiliki flagship program berupa digitalisasi potensi desa.

Mujiono berharap seluruh mahasiswa mampu menyusun program kerja yang terarah, terukur, sesuai kebutuhan masyarakat, serta memiliki keberlanjutan (sustainability).

“Harapan kami, mahasiswa mampu memberdayakan masyarakat sehingga program yang dijalankan tidak berhenti saat KKN selesai, tetapi dapat terus dilanjutkan oleh masyarakat,” tegasnya.

Tahun ini, sebanyak 615 mahasiswa mengikuti KKN Integratif Berdampak. Rinciannya terdiri atas 488 mahasiswa reguler, sekitar 100 mahasiswa kelas karyawan, 27 mahasiswa program rekognisi, serta peserta International Social Service yang telah lebih dahulu diberangkatkan ke Malaysia melalui kerja sama dengan Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM).

Sementara untuk pelaksanaan KKN di dalam negeri, mahasiswa akan ditempatkan di empat kecamatan, yakni Pakisaji, Wagir, Tajinan, dan Singosari di Kabupaten Malang. Dengan pembekalan jurnalistik ini, kampus berharap setiap program pengabdian yang dilakukan mahasiswa tidak hanya memberikan dampak nyata di lapangan, tetapi juga menjadi inspirasi yang dapat menjangkau masyarakat lebih luas melalui publikasi yang berkualitas.


Topik

Pendidikan pendidikan unikama kkn sri kurnia mahiruni prof mujiono jatimtimes



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---