free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

FIA UB Subsidi Sertifikasi BNSP, Bekali Mahasiswa Lebih Siap Masuk Dunia Kerja

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

08 - Jul - 2026, 16:16

Loading Placeholder
Foto bersama Pimpinan FIA-UB, Asesor BNSP dan mahasiswa FIA-UB peserta uji kompetensi profesi sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi mahasiswa Program Studi Administrasi Publik UB dan Administrasi Bisnis UB. (Foto: istimewa)

JATIMTIMES - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) terus memperkuat kesiapan lulusannya menghadapi dunia kerja. Salah satu langkah yang dilakukan ialah memberikan subsidi sertifikasi kompetensi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi mahasiswa Program Studi Administrasi Publik dan Administrasi Bisnis.

Program tersebut menjadi bagian dari strategi FIA UB untuk meningkatkan daya saing lulusan melalui penguatan kompetensi profesi yang diakui secara nasional. Ratusan mahasiswa mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari workshop, pelatihan, pendampingan, hingga asesmen kompetensi yang digelar langsung di lingkungan fakultas.

Baca Juga : Atlet UIN Maliki Malang Bersinar di Walikota Cup 2026, Perkuat Peluang Tembus PORPROV Jatim 2027

Sebelum mengikuti uji kompetensi, peserta terlebih dahulu mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya sertifikasi profesi sebagai bekal memasuki dunia kerja. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak menyadari bahwa kompetensi profesional menjadi nilai tambah yang melengkapi capaian akademik selama kuliah.

Moch Agus Surosyid, M.T., NLSQ., C.IM, Asesor Kompetensi BNSP. (Foto: istimewa)

Moch Agus Surosyid, M.T., NLSQ., C.IM, Asesor Kompetensi BNSP. (Foto: istimewa)

Wakil Dekan III FIA UB, Dr. Moh. Said, S.Sos., M.AP, mengatakan dukungan pembiayaan sertifikasi merupakan bentuk investasi fakultas untuk meningkatkan kualitas lulusan di luar proses pembelajaran reguler.

"FIA UB menyelenggarakan uji kompetensi profesi sebagai bekal tambahan yang sangat penting dan menambah nilai dan portofolio bagi mahasiswa. Program ini tidak termasuk komponen dalam pembiayaan UKT, tetapi menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas lulusan sehingga memiliki kesiapan yang lebih baik memasuki dunia kerja dan berpeluang memperoleh pekerjaan dalam waktu kurang dari 12 bulan setelah lulus," ungkapnya.

Menurut Said, sertifikasi profesi menjadi salah satu bekal penting karena dunia kerja kini tidak hanya menilai prestasi akademik, tetapi juga kemampuan yang telah teruji melalui standar kompetensi profesi.

Sementara itu, Direktur Utama PT Indonesia Emas Empatlima sekaligus Asesor Kompetensi BNSP RI, Moch Agus Surosyid, M.T., NLSQ., C.IM, menjelaskan kebutuhan industri saat ini semakin menuntut sumber daya manusia yang siap bekerja sejak hari pertama.

"Perusahaan membutuhkan sumber daya manusia yang siap kerja. Saat ini ijazah saja belum cukup, sehingga sertifikasi kompetensi menjadi bukti kemampuan yang memudahkan industri mengenali kapasitas lulusan," jelasnya.

Selama mengikuti program, mahasiswa mendapatkan pendampingan secara intensif mulai dari pengenalan skema sertifikasi, pembahasan kisi-kisi asesmen, simulasi praktik, hingga penyelesaian berbagai tugas yang harus dipersiapkan sebelum mengikuti uji kompetensi.

Baca Juga : Messi Pecahkan Rekor Maradona, Kini Jadi Raja Assist Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian pelatihan, peserta memperoleh sertifikat pelatihan dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Selanjutnya mereka dapat mengikuti asesmen untuk mendapatkan sertifikat kompetensi BNSP yang memiliki pengakuan secara nasional dan menjadi nilai tambah ketika melamar pekerjaan.

Melalui subsidi sertifikasi tersebut, FIA UB berharap semakin banyak mahasiswa yang memiliki portofolio kompetensi sebelum menyelesaikan studi. Akses sertifikasi dengan biaya yang lebih terjangkau juga membuka peluang lebih luas bagi mahasiswa untuk meningkatkan daya saing di tengah persaingan pasar kerja yang semakin ketat.

Program ini sekaligus menjadi respons terhadap kebutuhan industri pada era Industri 5.0 yang menuntut lulusan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi profesional, kemampuan beradaptasi, kreativitas, inovasi, serta kesiapan berkolaborasi dengan perkembangan teknologi.

FIA UB menilai penguatan kompetensi melalui sertifikasi profesi merupakan langkah konkret untuk menghasilkan lulusan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.

Selain memperkuat kualitas lulusan, program tersebut juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas dan SDG 8 mengenai pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi.


Topik

Pendidikan fia ub universitas brawijaya subsidi sertifikasi bnsp mahasiswa dunia kerja



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---