free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Jelang SPMB 2026, Disdikbud Kota Malang Buka Simulasi Pendaftaran Selama 24 Jam

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

02 - Jun - 2026, 14:49

Loading Placeholder
Pengumuman Disdikbud Kota Malang bakal menyelenggarakan ujicoba SPMB (Ist)

JATIMTIMES - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mulai mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan menggelar uji coba sistem pendaftaran secara daring selama dua hari, yakni pada 5-6 Juni 2026. Simulasi tersebut dapat diakses selama 24 jam penuh melalui laman kotamalang.demo.spmb.id.

Disdikbud Kota Malang sengaja membuka simulasi ini lebih awal agar calon peserta didik dan orang tua dapat beradaptasi dengan alur pendaftaran digital sebelum sistem SPMB resmi dioperasikan. Langkah tersebut juga dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis yang mungkin dialami masyarakat saat mengakses sistem pendaftaran.

Baca Juga : Begini Modus Love Scamming Fabiola Elizabeth Agnes hingga Korban Rugi Rp 41 Miliar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Malang, Suwarjana mengatakan bahwa uji coba menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan sistem sekaligus memberikan kesempatan kepada calon siswa dan wali murid untuk memahami seluruh tahapan pendaftaran.

“Yang SD harus daftar, untuk coba sistem. Yang SMP memang sudah terdata melalui nomor induk, tetapi tetap semua harus melakukan pendaftaran. Kalau tidak daftar, kami tidak tahu yang bersangkutan akan memilih sekolah yang mana. Namanya juga uji coba, jadi dibuat seperti kejadian yang sebenarnya,” ujar Suwarjana, Selasa, (2/6/2026).

Menurutnya, simulasi tersebut digelar untuk mengantisipasi kendala teknis yang mungkin muncul saat pelaksanaan resmi nanti. Dengan mencoba sistem lebih awal, calon peserta didik maupun wali murid dapat mengetahui alur pendaftaran dan mempersiapkan seluruh kebutuhan administrasi.

“Harapannya ketika pendaftaran resmi dibuka nanti prosesnya bisa berjalan lancar dan tidak ada kendala, baik dari sisi pengguna maupun sistem,” imbuhnya.

Suwarjana menjelaskan bahwa pihaknya juga telah melakukan peningkatan kapasitas infrastruktur teknologi berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya. Meski pelaksanaan penerimaan murid baru tahun lalu berjalan tanpa gangguan berarti, kapasitas layanan tetap diperkuat untuk mengantisipasi lonjakan akses pengguna.

“Alhamdulillah tahun kemarin tidak ada kendala. Yang sekarang pasti kami tingkatkan juga. Pihak yang kami gandeng memiliki bandwidth yang lebih besar sehingga insyaallah pelayanan bisa lebih optimal,” katanya.

Dalam simulasi tersebut, masyarakat dapat mempraktikkan seluruh tahapan pendaftaran mulai dari pemilihan jenjang pendidikan dan jalur penerimaan hingga proses pengunggahan dokumen dan pemilihan sekolah tujuan.

Calon peserta didik terlebih dahulu mengakses laman pendaftaran dan memilih jenjang pendidikan yang dituju. Setelah itu peserta menentukan jalur pendaftaran sesuai kondisi masing-masing. Sebelum mengajukan pendaftaran, peserta juga dianjurkan membaca informasi penting yang tersedia pada sistem, mulai dari aturan dan prosedur, jadwal pelaksanaan hingga daya tampung sekolah.

Baca Juga : Buka Government Transformation Academy 2026, Wali Kota Blitar Siapkan ASN Penggerak Transformasi Digital

Tahapan berikutnya adalah memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta kode keamanan yang tersedia pada sistem. Setelah berhasil masuk, peserta diminta melengkapi biodata dan alamat tempat tinggal. Pada bagian ini, sistem menyediakan fitur penentuan titik lokasi rumah melalui peta digital untuk membantu penghitungan jarak ke sekolah tujuan.

Peserta selanjutnya mengisi data tambahan yang disesuaikan dengan jalur pendaftaran yang dipilih. Setelah seluruh data lengkap, peserta harus mengunggah dokumen persyaratan dalam format PDF, JPG, JPEG, atau PNG dengan ukuran maksimal 1 MB per berkas.

Setelah tahap administrasi selesai, peserta dapat menentukan sekolah tujuan melalui fitur pilihan sekolah. Sistem juga menampilkan informasi radius tempat tinggal dengan sekolah yang dipilih sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan.

Tahap terakhir adalah melakukan pengecekan ulang seluruh data yang telah diisi sebelum menyimpan pengajuan pendaftaran. Peserta kemudian diwajibkan mencetak bukti ajuan pendaftaran yang nantinya digunakan sebagai syarat proses verifikasi dan validasi oleh operator sekolah.

Disdikbud Kota Malang berharap seluruh calon peserta didik dan orang tua memanfaatkan masa uji coba ini sebaik mungkin. Selain untuk memahami mekanisme SPMB 2026, simulasi juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memastikan seluruh persyaratan administrasi telah lengkap sehingga proses pendaftaran resmi dapat berjalan lebih lancar, cepat, dan minim kendala teknis.


Topik

Pendidikan disdikbud kota malang spmb uji coba daftar daring



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---