JATIMTIMES - Tren perawatan wajah tanpa suntikan kembali menjadi perhatian di dunia kecantikan. Salah satu metode yang kini mulai banyak diminati adalah akupuntur wajah, perawatan tradisional asal Tiongkok yang disebut-sebut mampu menjadi alternatif botox dengan hasil lebih natural.
Berbeda dengan filler atau botox yang memberikan efek instan melalui suntikan cairan ke area tertentu, akupuntur wajah dilakukan menggunakan jarum halus berukuran kecil pada titik-titik tertentu di wajah. Teknik ini dipercaya bisa membantu merangsang produksi kolagen, melancarkan sirkulasi darah, hingga membuat kulit tampak lebih segar dan kencang secara bertahap.
Baca Juga : Feng Shui Ungkap 6 Benda Pemicu Energi Negatif di Rumah, Nomor 5 Sering Diabaikan
Praktisi estetik medis Dr Lana Kadir menjelaskan bahwa akupuntur wajah bekerja dengan menciptakan stimulasi mikro terkontrol yang membantu proses regenerasi kulit alami. Menurut dia, perawatan ini kini semakin diminati karena banyak orang mulai beralih ke metode kecantikan non-invasif yang minim risiko.
“Pasien sekarang mulai meninggalkan prosedur yang terlalu mengubah bentuk wajah,” kata Lana Kadir.
Ia menilai tren kecantikan saat ini lebih mengarah pada tampilan wajah yang sehat, segar, dan tetap ekspresif dibanding hasil yang terlihat terlalu kaku atau berlebihan. Selain memberi efek estetika, akupuntur wajah juga memberikan sensasi relaksasi yang membantu mengurangi ketegangan otot akibat stres dan aktivitas sehari-hari.
“Banyak pasien menyukai sensasi relaks setelah terapi karena tidak hanya fokus pada estetika, tetapi juga membuat tubuh lebih rileks,” lanjut Lana Kadir.
Popularitas perawatan non-suntik memang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain dianggap lebih aman, metode ini juga tidak membutuhkan waktu pemulihan panjang sehingga dinilai lebih praktis untuk dilakukan secara rutin.
Baca Juga : Ramalan Zodiak 8 Mei 2026: Taurus Mulai Panen Hasil, Pisces Paling Beruntung
Meski demikian, Lana Kadir mengingatkan bahwa hasil akupuntur wajah tidak bersifat instan maupun permanen. Perawatan biasanya perlu dilakukan dalam beberapa sesi agar perubahan pada kulit bisa terlihat maksimal. “Hasilnya muncul secara bertahap sehingga wajah tetap terlihat alami tanpa perubahan berlebihan,” ungkap dia.
Umumnya, terapi dilakukan sekitar delapan hingga 12 sesi untuk membantu mencerahkan kulit, menyamarkan garis halus, dan meningkatkan elastisitas wajah secara perlahan.