JATIMTIMES - Aksi konvoi perguruan silat di Jombang viral di media sosial (medsos). Konvoi pesilat tersebut pecah hingga terjadi aksi tawuran di jalur provinsi, Jalan Raya Tembelang.
Rekaman video yang diterima wartawan, sejumlah orang mengenakan kaos hitam dengan atribut salah satu perguruan silat terlihat melakukan konvoi di Jembatan Ploso, Jombang. Mereka tampak mengibarkan bendera komunitas saat konvoi.
Baca Juga : 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, SBY dan Malaysia Minta PBB Bertindak Tegas
Rekaman video kedua, terlihat puluhan pesilat berada di Jalan Raya Tembelang. Video itu merekam aksi tawuran yang terjadi di jalan provinsi tersebut.
Kapolsek Tembelang AKP Fadhilah membenarkan adanya aksi tawuran di Jalan Raya Tembelang. Menurutnya, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (05/03/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
"Iya (di Tembelang, red). Bentrok dengan masyarakat," uajrnya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (06/04/2026).
Dari informasi yang digali wartawan, konvoi pesilat ini diawali dari kegiatan halal bihalal di Kecamatan Kabuh. Selesai acara, pera pesilat melakukan konvoi dari Kabuh menuju Jombang.
Adanya konvoi pesilat ini, Polres Jombang langsung mengerahkan personel untuk melakukan penyekatan dan penyisiran. Penyekatan dilakukan tim gabungan dari Sat Samampta dan Satlantas Polres Jombang dari Ploso-Tembelang.
Baca Juga : Bakal Diperiksa Polisi, Berikut Alasan Warga Buka Portal Bendungan Lahor
"Mereka habis bubaran (halal bihalal, red) di Kabuh. Kemudian mereka konvoi pulang, ada yang dari Kediri dan Nganjuk," kata Kasat Samampta Polres Jombang AKP Arip.
Dari penyekatan itu, lanjut Arip, ada 3 orang yang diamankan di Jalan Raya Desa Sambongdukuh sekitar pukul 16.00 WIB. Tiga orang itu kemudian dibawa ke Polres Jombang untuk dilakukan penyelidikan.
"Kemarin ada yang diamankan 3 orang beserta motornya. Langsung kita serahkan ke Reskrim. Tidak ditemukan senjata tajam," pungkasnya.(*)