free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Ekonomi

THR Anak Cepat Habis? Ini Cara Mengatur Angpau Lebaran Anak Menurut Psikolog dan Perencana Keuangan

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Nurlayla Ratri

24 - Mar - 2026, 19:03

Loading Placeholder
Ilustrasi mendapatkan amplop atau angpau lebaran atau THR untuk anak. (Foto: Shutterstock)

JATIMTIMES - Momen Lebaran selalu identik dengan berbagai hal yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain berkumpul dengan keluarga besar dan mengenakan baju baru, mereka juga biasanya menerima Tunjangan Hari Raya (THR) atau angpau lebaran dari orang tua, kakek-nenek, hingga kerabat.

Amplop warna-warni yang berpindah tangan di hari Lebaran sering kali membuat anak merasa senang. Namun di sisi lain, uang THR juga kerap habis dalam waktu singkat karena langsung dibelanjakan untuk mainan atau jajanan. Padahal, momen ini bisa menjadi kesempatan bagi orang tua untuk mulai mengajarkan anak mengelola uang sejak dini.

Baca Juga : Diskon Tarif Tol 30 Persen Saat Arus Balik Lebaran 2026, Cek Jadwal dan Ruas Tol yang Berlaku

Psikolog klinis dari Child Mind Institute, Dave Anderson, menjelaskan bahwa salah satu cara sederhana mengajarkan pengelolaan uang pada anak adalah dengan membagi uang ke beberapa tujuan. 

Konsep ini bisa diterapkan pada uang THR yang mereka terima saat Lebaran. Dengan cara mengatur angpau lebaran anak tersebut, mereka belajar bahwa uang tidak harus langsung dihabiskan sekaligus. Mereka juga mulai memahami pentingnya menabung dan berbagi dengan orang lain.

Agar anak lebih semangat menyimpan uang THR, orang tua bisa membantu mereka menentukan tujuan menabung. Misalnya untuk membeli mainan tertentu, membeli buku baru, atau menabung untuk rencana liburan keluarga.

Ketika anak memiliki tujuan yang jelas, mereka akan belajar menahan keinginan untuk membeli sesuatu secara impulsif. Proses ini juga melatih anak memahami konsep menunda kesenangan demi mendapatkan sesuatu yang lebih besar di masa depan.

Perencana keuangan sekaligus CEO ZAP Finance, Prita Ghozie, mengatakan bahwa THR bisa menjadi sarana belajar finansial pertama bagi anak.

“Anak-anak harus dikenalkan dengan konsep pengelolaan uang sedini mungkin, termasuk THR mereka. Ini bisa jadi momentum tepat untuk mengajarkan kebiasaan keuangan yang sehat,” ujarnya.

Menurut Prita, banyak orang menganggap uang THR sepenuhnya milik anak sehingga bebas dihabiskan sesuka hati. Padahal, dengan pendekatan yang tepat, THR justru bisa menjadi sarana pendidikan keuangan yang efektif.

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan tingkat literasi keuangan anak muda di Indonesia pada 2022 masih sekitar 48,27 persen. Angka ini menunjukkan pentingnya edukasi keuangan sejak usia dini.

“Kalau dari kecil anak diajak mengelola uang, ketika besar mereka lebih siap menghadapi tantangan finansial,” kata Prita lagi.

Cara Mengatur THR Anak Agar Lebih Bermanfaat

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan orang tua agar uang THR anak tidak cepat habis dan justru menjadi sarana belajar mengelola keuangan.

1. Kenalkan konsep tiga pos keuangan

Psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo menyarankan orang tua membagi uang THR anak ke dalam tiga bagian utama.

“Dengan cara ini, anak belajar bahwa uang tak hanya untuk dihabiskan, tapi juga bisa bermanfaat bagi orang lain dan untuk masa depan mereka sendiri,” ujarnya.

Tiga pos tersebut meliputi: 
- Sedekah untuk membantu orang lain
- Tabungan untuk kebutuhan masa depan
- Belanja untuk keinginan pribadi anak

Dengan konsep ini, anak belajar menyeimbangkan antara kebutuhan pribadi dan kepedulian sosial.

2. Bukakan rekening tabungan anak

Saat ini banyak bank menyediakan rekening khusus untuk anak-anak. Salah satu yang cukup dikenal adalah Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) yang digagas oleh OJK.

Baca Juga : Hukum Merayakan Lebaran Ketupat dalam Islam, Tradisi Jawa yang Sarat Makna Silaturahmi

Memiliki rekening sendiri sering kali membuat anak lebih bangga dan termotivasi untuk menabung. Selain itu, anak juga mulai mengenal sistem perbankan sejak usia dini.

3. Libatkan anak dalam keputusan penggunaan THR

Orang tua juga sebaiknya tidak sepenuhnya mengambil alih pengelolaan uang anak. Libatkan mereka dalam diskusi mengenai rencana penggunaan uang THR.

Misalnya ketika anak ingin membeli mainan, ajak mereka berpikir apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan dan berapa uang yang masih bisa disisihkan untuk tabungan. Cara ini membantu anak belajar membuat prioritas dalam pengeluaran.

4. Perkenalkan investasi sederhana

Untuk anak yang lebih besar, terutama usia akhir SD hingga SMP, orang tua bisa mulai mengenalkan konsep investasi sederhana.

Saat ini bahkan dengan dana sekitar Rp10.000, seseorang sudah bisa membeli produk investasi seperti reksa dana melalui aplikasi yang diawasi oleh OJK.

Langkah ini dapat menjadi pengenalan awal bagaimana uang bisa berkembang dari waktu ke waktu.

5. Biarkan Anak Belajar dari Pengalaman

Selain memberikan arahan, orang tua juga perlu memberi ruang bagi anak untuk membuat keputusan sendiri mengenai uang mereka.

Kesalahan kecil, seperti membeli barang yang akhirnya jarang digunakan, bisa menjadi pelajaran berharga bagi anak tentang nilai uang.

Pengalaman langsung dalam mengelola uang juga membantu anak belajar membuat keputusan finansial yang lebih baik di masa depan.

Menariknya, jumlah uang THR anak sebenarnya tidak selalu kecil. Berdasarkan catatan media, rata-rata anak bisa menerima THR sekitar Rp300.000 hingga Rp1 juta dalam satu momen Lebaran dari berbagai kerabat.

Jika orang tua tidak bisa mengarahkan ke hal yang positif, uang tersebut bisa habis dalam waktu singkat hanya untuk membeli jajanan atau mainan yang cepat rusak.

Padahal, jika dikelola dengan baik, uang dari amplop kecil saat Lebaran itu bisa menjadi awal pembelajaran finansial yang berharga bagi anak. Semoga informasi ini membantu. 


Topik

Ekonomi cara mengatur angpau lebaran anak thr anak uang galak gampil



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Nurlayla Ratri

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---