JATIMTIMES - Program mudik gratis yang digelar Pemerintah Kabupaten Malang resmi memberangkatkan para peserta pada Selasa (17/3/2026). Pemberangkatan dilakukan di Pendapa Agung Kabupaten Malang dan dipimpin langsung oleh Bupati Malang HM Sanusi bersama Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Sanusi menyampaikan bahwa program mudik gratis tersebut merupakan agenda rutin yang ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya para perantau yang bekerja di Kabupaten Malang agar dapat pulang ke daerah asal dengan aman dan nyaman.
Baca Juga : 7 Ide Kegiatan Seru di Kampung Halaman Saat Mudik Lebaran
"Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, dan keamanan serta rasa bahagia kepada para pemudik. Termasuk yang bekerja di Kabupaten Malang untuk menuju ke daerah asalnya masing-masing," ujarnya.
Pada pelaksanaan mudik gratis Idulfitri 2026, pemerintah daerah menyediakan tujuh unit bus dengan kapasitas masing-masing 55 kursi. Seluruh kuota yang tersedia terisi penuh oleh peserta.
"Kami siapkan tujuh bus yang masing-masing 55 seat dengan penumpang yang semuanya penuh," ujarnya.
Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 800 orang. Namun karena keterbatasan armada, hanya 385 penumpang yang dapat diberangkatkan pada tahun ini.
"Tahun ini yang daftar cukup banyak, tapi ketersediaan bus hanya tujuh. Sehingga yang bisa diakomodir sebanyak 385 penumpang saja," imbuhnya.
Baca Juga : 5 Film Bertema Lebaran Idulfitri yang Cocok Ditonton Bersama Keluarga Saat Libur Lebaran
Melihat tingginya antusiasme tersebut, pemerintah daerah berencana menambah jumlah armada pada penyelenggaraan mudik gratis tahun 2027. Penambahan diperkirakan sekitar delapan unit bus, menyesuaikan kebutuhan pendaftar.
"Iya, kami (Pemkab Malang, red) tambah anggarannya, kami ajukan ke Dewan Kabupaten Malang. Kalau 800 dibagi 55 seat berarti ya (ditambah, red) sekitar delapan bus," pungkasnya.
Adapun rute mudik gratis yang disediakan tahun ini meliputi jalur Malang-Bangkalan-Sampang-Pamekasan-Sumenep serta Malang-Nganjuk-Madiun-Ngawi, masing-masing dilayani dua bus. Selain itu, tersedia pula rute Malang-Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi, Malang-Trenggalek-Ponorogo-Pacitan, dan Malang-Probolinggo-Jember-Bondowoso yang masing-masing dilayani satu bus.