JATIMTIMES - Motor yang sempat raib digondol pencuri akhirnya kembali terparkir di depan rumah pemiliknya. Bukan diambil sendiri ke kantor polisi, kendaraan tersebut justru diantar langsung oleh anggota kepolisian ke rumah korban di kawasan Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Polisi mengantarkan langsung motor Honda Beat bernopol M-6280-BB kepada pemiliknya berinisial F. Kendaraan itu sebelumnya menjadi barang bukti kasus pencurian dan kini telah bisa diserahkan kembali setelah penyidikan dinyatakan tuntas.
Baca Juga : Pencuri Motor Mahasiswa di Malang Diringkus Polisi saat COD
Kanit Reskrim Polsek Kedungkandang Ipda Anto mengatakan pengembalian tersebut merupakan tindak lanjut arahan kapolresta Malang Kota agar barang bukti yang sudah tidak diperlukan dalam proses hukum segera dikembalikan kepada pemilik sah.
“Setiap kendaraan hasil curian yang proses penyidikannya selesai wajib segera kami kembalikan. Ini bentuk kepastian hukum sekaligus pelayanan kepada masyarakat,” kata Anto, Minggu (1/3/2026).
Tak hanya F, korban lain bernama MSR juga telah menerima kembali sepeda motornya yang hilang pada 1 Januari 2026 di kawasan Lowokwaru. Motor tersebut berhasil diamankan setelah polisi melakukan penelusuran melalui rekaman CCTV dan penyelidikan lapangan.
“Motor ini sangat saya butuhkan untuk bekerja. Terima kasih kepada jajaran kepolisian yang sudah membantu sampai kendaraan kembali,” ungkapnya.
Kasus ini bermula dari laporan kehilangan sepeda motor Honda Beat Street di wilayah Kedungkandang. Dari hasil olah tempat kejadian perkara dan analisis CCTV, polisi mengamankan dua tersangka berinisial MNU dan YWW. Satu pelaku lainnya masih dalam daftar pencarian orang (DPO).
Baca Juga : Tertimpa Pohon Tumbang, Tiga Pengendara Luka-Luka
Dalam pemeriksaan, kedua tersangka mengaku telah melakukan pencurian sepeda motor sebanyak enam kali di sejumlah lokasi di Kota Malang. Polisi turut mengamankan kunci T yang diduga digunakan untuk melancarkan aksi. Beberapa kendaraan hasil curian sempat dijual ke luar daerah sebelum akhirnya berhasil dilacak.
Momentum Ramadan yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat juga menjadi perhatian aparat. Anto mengimbau warga agar tidak lengah saat memarkir kendaraan.
“Gunakan kunci ganda, parkir di tempat yang mudah terpantau, dan bila memungkinkan pasang CCTV. Kewaspadaan dari masyarakat sangat membantu mencegah kejahatan,” imbaunya.