JATIMTIMES - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) kembali membuka pendaftaran Beasiswa Garuda 2026. Program ini menjadi salah satu skema pendanaan pendidikan yang ditujukan untuk mendorong lahirnya talenta unggul Indonesia di bidang-bidang strategis.
Namun, pada penyelenggaraan tahun ini terdapat perubahan signifikan yang perlu dicermati calon pendaftar, terutama terkait pemilihan program studi tujuan.
Baca Juga : Reses di Surabaya, Lilik DPRD Jatim Soroti Pelanggaran UMK hingga Bansos Tak Tepat Sasaran
Direktur Jenderal Sains dan Teknologi Kemdiktisaintek, Ahmad Najib Burhani, menyampaikan bahwa penentuan kampus dan jurusan kini tidak lagi bertumpu pada reputasi universitas secara umum, melainkan berdasarkan peringkat program studi terbaik dunia.
“Tahun ini sudah dipilih 100 ranking subject, jadi rankingnya berdasarkan kepada bidang studi atau prodi yang terbaik berdasarkan QS,” ujar Najib, dikutip dari laman Kemdiktisaintek, Kamis (12/2/2026).
Perubahan ini membuat calon peserta harus lebih selektif dalam menentukan jurusan. Fokus utama kini adalah kualitas dan reputasi bidang studi yang dipilih, bukan sekadar nama besar perguruan tingginya.
Beasiswa Garuda 2026 dirancang untuk mendukung penguatan sumber daya manusia di sektor-sektor prioritas pembangunan nasional. Berdasarkan informasi dari akun Instagram resmi @kemdiktisaintek, terdapat delapan bidang utama yang menjadi prioritas.
1. Energi
Meliputi energi terbarukan, pengembangan hidrogen, teknologi nuklir modular, hingga sel bahan bakar rumah tangga. Bidang ini dinilai krusial untuk mendukung transisi energi dan ketahanan energi nasional.
2. Maritim
Mencakup kapal otonom, pelayaran ramah lingkungan, industri perikanan terintegrasi, serta pengembangan pelabuhan pintar. Indonesia sebagai negara kepulauan memerlukan inovasi berkelanjutan di sektor ini.
3. Kesehatan
Termasuk riset vaksin, teknologi farmasi, bioinformatika, alat kesehatan berbasis kecerdasan buatan, serta pengembangan stem cell. Sektor kesehatan menjadi prioritas strategis pascapandemi.
4. Ketahanan Pangan
Berfokus pada teknologi pertanian presisi, agritech, pangan lokal, hingga urban farming guna menjawab tantangan krisis pangan global.
5. Pertahanan
Mendukung pengembangan teknologi pertahanan canggih, kemandirian alat utama sistem senjata, dan sistem kendali presisi.
6. Digitalisasi, AI, dan Semikonduktor
Bidang ini mencakup kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), desain chip, keamanan siber, hingga superkomputer. Transformasi digital menjadi kunci daya saing bangsa.
7. Hilirisasi dan Industrialisasi
Menitikberatkan pada peningkatan nilai tambah sumber daya alam melalui riset dan pengolahan industri berbasis inovasi.
8. Material dan Manufaktur Maju
Termasuk robot industri, teknologi manufaktur modern, serta pengembangan material berteknologi tinggi.
Selain delapan bidang utama tersebut, terdapat dua bidang pendukung yang juga diprioritaskan, yakni bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan. Kedua bidang ini dinilai penting untuk mendukung tata kelola, regulasi, dan penguatan ekosistem industri nasional.
Syarat Pendaftaran Beasiswa Garuda 2026
Calon peserta wajib memenuhi sejumlah persyaratan administratif. Berikut dokumen yang harus disiapkan:
• Nilai rapor semester 1 hingga 5 dengan rata-rata minimal 85
• Bukti prestasi tingkat nasional atau internasional
(Untuk ajang yang diselenggarakan Pusat Prestasi Nasional, sertifikat juara dapat diunduh melalui www.puspresnas.go.id)
• Surat keterangan sehat dari fasilitas kesehatan seperti rumah sakit
• Surat keterangan bebas narkoba dari pihak berwenang
Persyaratan ini menunjukkan bahwa Beasiswa Garuda tidak hanya menilai aspek akademik, tetapi juga rekam jejak prestasi dan kesiapan pribadi calon penerima.
Jadwal Lengkap Seleksi Beasiswa Garuda 2026
Proses seleksi dibagi menjadi dua gelombang.
Gelombang I
Baca Juga : Bansos BPNT Tahap Pertama Cair di Bank BRI Hari Ini, Saldo Rp. 600 Ribu Sudah Masuk KKS
• Pendaftaran dan pengumpulan berkas: 15 Februari – 15 Maret 2026
• Seleksi administrasi: 16 – 30 Maret 2026
• Tes bakat skolastik: 10 – 20 April 2026
• Pengumuman hasil: 30 April 2026
Gelombang II
• Pendaftaran dan pengumpulan berkas: 25 Mei – 25 Juni 2026
• Seleksi administrasi: 25 Juni – 10 Juli 2026
• Tes bakat skolastik: 25 – 30 April 2026
• Pengumuman hasil: 5 Agustus 2026.
Calon peserta disarankan mempersiapkan dokumen sejak dini agar tidak terkendala saat masa pendaftaran berlangsung.
Dengan diberlakukannya sistem pemeringkatan berdasarkan subject ranking QS, strategi memilih jurusan menjadi semakin penting. Peserta perlu memastikan program studi yang dipilih termasuk dalam daftar 100 peringkat bidang terbaik dunia yang telah ditetapkan.
Perubahan ini sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendorong mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di bidang-bidang unggulan yang relevan dengan kebutuhan masa depan.
Informasi lebih lanjut mengenai Beasiswa Garuda 2026 dapat diakses melalui laman resmi:
• https://beasiswagaruda.kemdiktisaintek.go.id/
Pastikan memahami seluruh ketentuan sebelum mendaftar agar peluang lolos seleksi semakin besar.