JATIMTIMES — Pemerintah Kota Blitar mendorong Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Blitar untuk mengambil peran strategis dalam pengembangan ekonomi kreatif otomotif sekaligus penguatan sport tourism daerah. Dorongan tersebut disampaikan Wali Kota Blitar, H. Syauqul Muhibbin, yang akrab disapa Mas Ibin, dalam sambutannya pada acara pelantikan Pengurus IMI Kota Blitar Tahun 2026, Senin (9/2/2026).
Pelantikan pengurus IMI Kota Blitar dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Timur, Bambang Haribowo, yang dikenal dengan sebutan Bambang Kapten. Acara tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi olahraga, serta komunitas dan pecinta otomotif dari berbagai kalangan di Kota Blitar.

Apresiasi Wali Kota kepada Pengurus Baru IMI: Sport Tourism dan Ekonomi Kreatif Otomotif
Wali Kota Blitar berhalangan hadir secara langsung dan diwakili oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Blitar, Heru Eko Pramono. Dalam sambutan tertulis wali kota yang dibacakan Heru Eko Pramono, Mas Ibin menyampaikan apresiasi sekaligus harapan besar kepada kepengurusan IMI yang baru.
Baca Juga : Nikmati Sate Klatak Khas Bantul Yogyakarta di Sambeng Lamongan
“Atas nama Pemerintah Kota Blitar, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus IMI Kota Blitar yang baru saja dilantik. Jabatan ini bukan sekadar struktur organisasi atau simbol kelembagaan, melainkan amanah untuk mengarahkan dan membina ekosistem otomotif agar berkembang secara positif, tertib, dan profesional,” kata Heru Eko Pramono membacakan sambutan wali kota.
Mas Ibin menegaskan, meskipun Kota Blitar tidak memiliki wilayah geografis yang luas, kota ini memiliki kekuatan pada semangat, daya cipta, dan antusiasme generasi muda. Potensi tersebut, menurutnya, sangat terasa dalam dunia otomotif, baik sebagai olahraga, hobi, maupun sektor ekonomi kreatif yang terus berkembang.
“IMI tidak hanya saya pandang sebagai organisasi penyalur hobi, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan,” ujar Mas Ibin.
Dalam sambutannya, Wali Kota Blitar menekankan tiga peran utama IMI Kota Blitar. Pertama, IMI diharapkan menjadi pelopor keselamatan berkendara di tengah masyarakat. Menurut Mas Ibin, kampanye keselamatan berkendara atau safety riding harus menjadi agenda utama untuk menciptakan lalu lintas yang tertib, aman, dan beretika.
“Saya berharap IMI dapat menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan budaya keselamatan berkendara. Edukasi, pembinaan, dan keteladanan yang konsisten sangat diperlukan agar praktik-praktik berbahaya, seperti balap liar, dapat dicegah,” ujar Mas Ibin.
Peran kedua yang ditekankan adalah IMI sebagai penggerak sport tourism. Mas Ibin menilai, dunia otomotif memiliki daya tarik besar sebagai bagian dari sektor pariwisata apabila dikelola secara profesional dan berkelanjutan. Event otomotif berskala regional maupun nasional dinilai mampu mendatangkan wisatawan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
“Otomotif adalah daya tarik wisata. Kegiatan otomotif yang terkelola dengan baik tidak hanya mengedepankan prestasi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pergerakan ekonomi lokal, UMKM, dan sektor pariwisata Kota Blitar,” katanya.
Peran ketiga adalah IMI sebagai wadah kreativitas ekonomi kreatif otomotif. Dunia otomotif, menurut Mas Ibin, tidak terlepas dari inovasi, modifikasi, serta peran bengkel kreatif dan pelaku usaha otomotif lokal. Ia mendorong IMI untuk menjadi ruang kolaborasi bagi mekanik, modifikator, dan pelaku usaha agar karya anak daerah memiliki nilai tambah dan daya saing.
“IMI diharapkan mampu merangkul seluruh pelaku otomotif lokal, sehingga kreativitas yang tumbuh dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi daerah,” ujarnya.
Mas Ibin juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Blitar untuk terus membuka ruang kolaborasi dan sinergi dengan IMI. Pemerintah daerah, kata dia, mendukung setiap upaya pembinaan atlet balap, peningkatan prestasi, serta pengembangan komunitas otomotif yang positif dan bertanggung jawab.
Baca Juga : Dua Pekerja Luka-Luka usai Tersengat Listrik di Apotek Gondanglegi
“Mari kita tunjukkan bahwa insan otomotif Kota Blitar bukan hanya memiliki semangat dan hobi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dan citra positif Kota Blitar,” kata Mas Ibin menutup sambutannya.

IMI Jatim Apresiasi Dukungan Pemkot Blitar
Ketua Pengprov IMI Jawa Timur, Bambang Haribowo, dalam kesempatan tersebut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Blitar terhadap pembinaan olahraga otomotif. Ia menilai sinergi antara pemerintah daerah dan IMI menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim otomotif yang aman, berprestasi, dan produktif secara ekonomi.
“Dukungan pemerintah daerah seperti di Kota Blitar ini sangat penting bagi keberlanjutan pembinaan olahraga otomotif. Sinergi yang kuat antara IMI dan pemerintah akan melahirkan ekosistem otomotif yang tidak hanya aman dan berprestasi, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” ujar Bambang Haribowo.

Fokus Pembinaan Prestasi dan Keselamatan Berkendara
Sementara itu, Ketua IMI Kota Blitar yang baru dilantik, Tegar Prio Wicaksono, menyatakan bahwa IMI Kota Blitar akan fokus menjalankan peran sosial dan pembinaan prestasi. Salah satu prioritasnya adalah kampanye keselamatan berkendara yang menyasar generasi muda dan komunitas otomotif.
“IMI Kota Blitar akan aktif mengampanyekan keselamatan berkendara sekaligus melakukan pembinaan atlet balap muda. Kami ingin potensi anak-anak muda Blitar dapat berkembang melalui jalur yang benar, aman, dan terorganisir,” ujar Tegar.

Event Rookie Drag Competition Jadi Bukti Awal Komitmen
Sebagai wujud awal komitmen tersebut, IMI Kota Blitar sukses menggelar Rookie Drag Competition Wali Kota Cup 2026, ajang drag race resmi yang berlangsung pada Minggu (8/2/2026). Kejuaraan ini mendapat respons positif dari masyarakat dan komunitas otomotif, sekaligus menunjukkan bahwa event otomotif yang dikelola secara profesional dapat menjadi sarana keselamatan berkendara, pembinaan atlet, serta penggerak sport tourism dan ekonomi lokal.
Rookie Drag Competition Wali Kota Cup 2026 diikuti sekitar 400 peserta dan mempertandingkan puluhan kelas lomba, yang terbagi dalam kelas rookie, kelas bracket, dan kelas mix rider. Kategori lomba mencakup motor standar hingga modifikasi, baik mesin dua tak maupun empat tak. Sejumlah kelas yang dipertandingkan antara lain sport 2 tak dan 4 tak berbagai kapasitas, herex, FU standar, serta kelas bracket berdasarkan catatan waktu.
Melalui pengukuhan pengurus baru ini, Pemerintah Kota Blitar berharap IMI mampu menjadi mitra strategis dalam mendorong keselamatan berlalu lintas, pengembangan ekonomi kreatif otomotif, serta sport tourism sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah. Sinergi ini diharapkan memperkuat posisi Kota Blitar sebagai kota yang aman, kreatif, dan berprestasi di bidang olahraga otomotif.
