JATIMTIMES - Persiapan menjelang gelaran Mujahadah Kubro 1 Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Malang terus dimatangkan. Tim pengamanan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah tiba dan mulai berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, panitia pelaksana, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kehadiran tim pengamanan presiden menjadi bagian krusial dalam rangkaian persiapan, mengingat Presiden Prabowo dijadwalkan menghadiri kegiatan keagamaan akbar tersebut yang akan dipusatkan di Stadion Gajayana Malang pada 7-8 Februari 2026.
Baca Juga : OSN 2026 Resmi Dibuka! Ini Link Pendaftaran, Jadwal Lengkap, dan Syarat Peserta SD, SMP, hingga SMA
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat menyampaikan bahwa seluruh pihak kini fokus menyesuaikan skema. Mulai dari pengamanan dan pengaturan wilayah agar kegiatan berjalan aman dan lancar.
“Insyaallah Bapak Presiden akan hadir. Dari pengamanan presiden juga sudah ada di sini, sehingga kami tinggal menyesuaikan skema pengamanan dan pengaturan wilayah,” ujar Wahyu, Kamis (5/2/2026).
Ia mengungkapkan, Mujahadah Kubro 1 Abad NU diperkirakan akan dihadiri sedikitnya 100 ribu jemaah dari berbagai daerah, dengan potensi jumlah peserta terus bertambah. Kondisi tersebut menuntut kesiapan pengamanan yang tidak hanya terpusat di lokasi utama, tetapi juga mencakup pengaturan lalu lintas dan mobilitas jemaah di sejumlah titik strategis kota.
“Kami sebagai panitia lokal bersama PWNU selaku ketua panitia provinsi dan Forkopimda menyiapkan pengaturan lalu lintas. Kelancaran keluar-masuk jemaah menjadi faktor utama keberhasilan acara,” ungkapnya.
Wahyu menambahkan, apabila Presiden Prabowo hadir, maka pengamanan utama akan berada di bawah komando Komandan Korem (Danrem) sebagai penanggung jawab. Koordinasi lintas sektor antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah telah dilakukan untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar pengamanan kepresidenan.
“Ketika ada Bapak Presiden, penanggung jawab pengamanan adalah Danrem. Itu sudah kami siapkan dan komunikasikan,” tegasnya.
Selain pengamanan, Pemkot Malang juga menyiapkan skema pergerakan jemaah, penetapan maktab, hingga pengaturan aktivitas masyarakat di sekitar lokasi Mujahadah Kubro. Sejumlah sekolah keagamaan, perguruan tinggi, serta lembaga pendidikan disiapkan sebagai titik akomodasi jemaah.
Baca Juga : Polresta Malang Kota Siapkan Mikrosite, Info Lengkap Mujahadah Kubro 1 Abad NU Bisa Diakses Online
“Pembagian tugas sudah kami petakan hingga tingkat wilayah, mulai dari polsek, camat, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas. Kami juga mengatur jam-jam pergerakan dan memetakan titik potensi kemacetan,” pungkas Wahyu.
Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan akan melibatkan personel gabungan lintas instansi dengan total kekuatan sekitar 4.000 personel. Jumlah tersebut masih berpeluang bertambah sesuai hasil rapat finalisasi.
“Pengamanan kita siapkan dari berbagai instansi. Saat ini ada sekitar 4.000 personel gabungan, dan besok akan ada rapat finalisasi yang insyaallah dipimpin langsung oleh Danrem untuk memastikan model pengamanan, terutama jika Bapak Presiden hadir,” kata Putu Kholis.
Terkait jalur yang akan dilalui rombongan Presiden, ia memastikan jalur tersebut tidak dibuka untuk umum dan akan mendapat pengamanan ekstra. Aparat juga menyiapkan sejumlah jalur alternatif guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
“Aspek keamanan Presiden adalah prioritas utama. Jalur yang dilintasi tidak hanya satu dan semuanya kami siapkan dengan pengamanan maksimal,” tandasnya.