JATIMTIMES - Sedang berziarah, seorang warga dikagetkan dengan penemuan seorang pria yang meninggal dunia di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) Betek, Jalan Mayjen Panjaitan, Kelurahan Penanggungan, Kecamatan Klojen, Senin (2/2/2026) pagi. Diduga pria tersebut mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Mendapati kejadia tersebut ia langsung menginformasikan kepada masyarakat sekitar hingga akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian.
Baca Juga : Pria Diduga Bunuh Diri di Area Pemakaman Kota Malang
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas Reskrim Polsek Klojen, Polresta Malang Kota segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan, pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), serta mengumpulkan keterangan dari para saksi. Korban pun langsung dievakuasi oleh petugas.
Korban diketahui berinisial ESR (34), berstatus sebagai pelajar atau mahasiswa, dengan alamat asal Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi meninggal dunia di area pemakaman.
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan diterima pada pagi hari dan petugas langsung bergerak cepat ke lokasi.
“Kami menerima laporan dari warga terkait adanya seorang laki-laki yang ditemukan meninggal dunia dengan cara gantung diri di TPU Betek. Petugas Polsek Klojen bersama unit terkait segera mendatangi TKP untuk melakukan penanganan awal,” kata Lukman.
Berdasarkan keterangan sementara dari saksi-saksi di lokasi, korban pertama kali diketahui setelah adanya informasi dari warga yang tengah berziarah. Dua saksi kemudian memastikan keberadaan korban dan segera menghubungi pihak kepolisian.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan sterilisasi area, pemeriksaan awal terhadap kondisi korban, serta mendokumentasikan TKP untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Lukman menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk menjalani proses Visum et Repertum.
Baca Juga : Petani 71 Tahun Asal Gombang Pakel Ditemukan Tewas di Sawah
“Jenazah telah dibawa ke RSSA Malang untuk dilakukan visum sebagai bagian dari prosedur penyelidikan. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk memastikan penyebab kematian secara pasti,” jelas Lukman.
Terpisah salah satu saksi, satpam gerbang Universitas Brawijaya (UB), Hadi Prayitno, menjelaskan saat ditemukan oleh warga saat berziarah, langsung melihat kondisi jenazah. Dalam radius sekitar tiga meter sudah tercium bau tidak sedap.
“Korban ditemukan dalam posisi tergantung di atas sebuah makam dengan posisi tubuh menghadap ke arah utara,” ucapnya.
Saat ditemukan korban mengenalan kaos berwarna biru keabu-abuan. Diduga korban sudah meninggal dunia beberapa waktu sebelum akhirnya ditemukan warga.