JATIMTIMES - Seorang pria berusia sekitar 43 tahun bernama Edy Siswanto warga Desa Jenggolo, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang dilaporkan hilang misterius, Minggu (1/2/2026). Sehari sebelum dilaporkan hilang, pada Sabtu (31/1/2026) pagi, korban diketahui sempat berada di kawasan Jembatan Kedungpedaringan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Dari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, korban diketahui sempat meninggalkan sejumlah barang yang diduga miliknya di lokasi ia terakhir terlihat. Korban kemudian menuruni anak tangga di sekitar jembatan yang setelahnya diduga menuju ke Sungai Brantas yang ada di perbatasan antara Kecamatan Kepanjen dengan Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang tersebut.
Baca Juga : Nelayan Hilang saat Menyelam Cari Ikan di Kawasan Pantai Balekambang
Informasi hilangnya korban secara misterius tersebut kemudian beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan pesan berantai yang diterima JatimTIMES pada Minggu (1/2/2026), korban diduga mengalami laka air yakni hanyut saat berada di kawasan Sungai Brantas.
Pada pesan berantai tersebut juga tertulis kronologi singkat ihwal hilangnya korban. Di mana, pada Sabtu (31/1/2026) pagi, korban terlihat sedang berada di area Jembatan Kedungpedaringan sisi timur.
Dari rekaman CCTV yang ada di sekitar lokasi kejadian, korban saat itu terlihat sedang melepas jaket, helm, dan meletakkan dompet. Korban kemudian turun melewati tangga ke bibir Sungai Brantas.
Setelah kejadian tersebut, korban sampai dengan saat ini belum ditemukan keberadaannya. Sementara informasi dari pihak keluarga menyebut, korban sampai dengan hari ini, Minggu (1/2/2026) belum kembali pulang ke rumahnya.
Ketika dikonfirmasi, Kapolsek Kepanjen Kompol Subijanto membenarkan adanya dugaan peristiwa orang hilang yang dilaporkan pada Minggu (1/2/2026) tersebut. "Laporan pengaduan masyarakat melalui layanan call center 110 tersebut sudah kami tindaklanjuti," ujarnya.
Subijanto menerangkan, pelapor yang saat itu menghubungi call center 110 meminta bantuan kehadiran petugas kepolisian atas hilangnya korban. "Hilangnya sejak Sabtu (31/1/2026) sekira pukul 10.00 WIB," imbuhnya.
Baca Juga : Dampak Banjir Landa Perumahan, Bupati Jember Bentuk Satgas Infrastruktur dan Tata Ruang
Berdasarkan keterangan yang dihimpun polisi, korban terakhir kali terlihat di Jembatan Kedungpedaringan. Di lokasi tersebut juga didapati helm dan jaket milik korban. Namun pihak pelapor saat itu tidak berani mengambilnya dan memilih melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.
"Hasil dari pengecekan CCTV, terlihat terlapor (korban, red) melepas helm dan jaket lalu turun ke bawah jembatan," imbuhnya.
Pada Minggu (1/2/2026) pagi, petugas Polsek Kepanjen dan Polres Malang yang mendapat laporan kemudian mendatangi lokasi sesuai pengaduan orang hilang tersebut. Yakni di kawasan Jembatan Kedungpedaringan.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan termasuk pencarian atas hilangnya korban. "Kami juga sudah meminta keterangan kepada pelapor dan saksi, termasuk mengumpulkan rekaman CCTV," pungkas Subijanto.