free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Catat Tanggalnya! Deretan Fenomena Astronomi Februari 2026 yang Sayang Dilewatkan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Yunan Helmy

31 - Jan - 2026, 13:08

Loading Placeholder
Snow Moon, salah satu fenomena astronomi di bulan Februari 2026. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Langit Februari 2026 bukan sekadar gelap bertabur bintang biasa. Bulan ini menghadirkan rangkaian peristiwa langit yang menarik, mulai dari cahaya Bulan purnama yang memandikan malam, kilatan meteor yang melesat cepat, hingga gerhana Matahari cincin yang langka. 

Bagi pecinta astronomi maupun masyarakat umum yang sekadar suka memandangi langit, momen-momen ini bisa menjadi pengalaman visual yang tak terlupakan.

Baca Juga : 6 Faktor Harga Emas Bisa Anjlok hingga Rp 1 Juta? Ini Prediksinya

Fenomena astronomi selalu punya daya tarik tersendiri karena mengingatkan kita bahwa Bumi hanyalah bagian kecil dari sistem kosmik yang terus bergerak. Dengan mengetahui jadwal kejadiannya, pengamatan bisa dilakukan dengan lebih maksimal, baik menggunakan teleskop maupun dengan mata telanjang dari lokasi yang minim polusi cahaya. 

Berikut daftar fenomena langit sepanjang Februari 2026 seperti dikutip dari situs astronomi In The Sky.

1. Bulan Purnama “Snow Moon” — 2 Februari 2026

Fenomena pertama yang dapat diamati adalah puncak fase Bulan purnama pada 2 Februari 2026. Purnama ini dikenal dengan sebutan “Snow Moon”, sebutan tradisional yang berasal dari belahan Bumi utara, terkait dengan musim salju yang biasanya mencapai puncaknya pada bulan ini.

Pada fase purnama, seluruh bagian Bulan yang menghadap Bumi akan tampak sangat terang, membuatnya ideal untuk diamati setelah matahari terbenam hingga sebelum matahari terbit keesokan harinya.

2. Hujan Meteor Alpha-Centaurid — 8 Februari 2026

Selanjutnya, pada 8 Februari, langit malam akan dimeriahkan oleh hujan meteor Alpha-Centaurid (α-Centaurid). Fenomena ini berasal dari rasi bintang Centaurus dan dikenal sebagai hujan meteor dengan kecepatan sangat tinggi.

Walaupun intensitas hujan meteor ini tidak setinggi beberapa hujan meteor besar lainnya, para pengamat yang berada di lokasi dengan langit gelap dan minim polusi cahaya tetap bisa melihat bintang jatuh yang cepat dan terang.

3. Fase Bulan Kuartal Terakhir — 9 Februari 2026

Sehari setelah puncak hujan meteor, yakni 9 Februari, Bulan akan memasuki fase kuartal terakhir. Pada fase ini, hanya separuh permukaan Bulan yang terang dan tampak dari Bumi.

Fase kuartal terakhir biasanya terlihat jelas dari paruh malam hingga mendekati pagi, dan menjadi momen menarik untuk diamati, terutama bagi penggemar astronomi yang mengikuti perubahan bentuk Bulan sepanjang siklusnya.

Baca Juga : Malang Siap Sambut Harlah 1 Abad NU, 4.000 Petugas Gabungan Disiagakan

4. Gerhana Matahari Cincin — 17 Februari 2026

Fenomena utama pada bulan ini adalah Gerhana Matahari Cincin yang akan terjadi pada 17 Februari 2026. Pada peristiwa ini, Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, namun ukurannya yang tampak lebih kecil dari Matahari membuatnya tidak menutupi seluruh permukaan cahaya Matahari.

Akibatnya, matahari tampak seperti cincin cahaya terang saat gerhana mencapai siklusnya sebuah pemandangan menakjubkan yang disebut “Ring of Fire”.

Perlu diingat, gerhana Matahari tidak boleh diamati secara langsung tanpa pelindung mata khusus karena dapat merusak mata. Selain itu, jalur gerhana ini tidak melintasi wilayah Indonesia. Daerah yang bisa menyaksikannya secara langsung antara lain Pulau Bouvet, Pulau Heard dan McDonald, sebagian selatan Prancis, Afrika Selatan, Lesotho, Swaziland, Mozambik, Madagaskar, serta Mauritius.

5. Fase Bulan Kuartal Pertama — 24 Februari 2026

Menutup bulan, pada 24 Februari 2026, Bulan akan memasuki fase kuartal pertama. Pada fase ini, separuh permukaan Bulan kembali terlihat terang, namun berada pada sisi yang berbeda dari fase kuartal terakhir.

Bulan kuartal pertama umumnya tampak jelas sejak sore hari hingga tengah malam, dan menjadi waktu yang cocok untuk pemotretan atau pengamatan sederhana bersama keluarga.

Februari 2026 menjadi pengingat bahwa langit selalu punya cerita baru setiap bulannya. Dari cahaya purnama yang menenangkan hingga gerhana cincin yang dramatis, semua peristiwa ini memperlihatkan betapa dinamisnya tata surya kita. Jika cuaca cerah, luangkan waktu sejenak untuk menengadah karena bisa jadi, pemandangan di atas sana jauh lebih memukau daripada layar di genggaman.


Topik

Peristiwa astronomi fenomena alam februari 2026



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Yunan Helmy

--- Iklan Sponsor ---