free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Lima Kecamatan di Situbondo Terendam Banjir, Pemkab Imbau Warga Tetap Waspada dan Saling Doa

Penulis : Wisnu Bangun Saputro - Editor : Nurlayla Ratri

22 - Jan - 2026, 11:16

Loading Placeholder
Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah saat meninjau lokasi banjir di Desa Kendit, Kecamatan Kendit, Kabupaten Situbondo, Rabu (21/1/2026) malam. (Foto: Wisnu Bangun Saputro/ JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Situbondo sejak Rabu (21/1/2026) sore hingga malam memicu banjir di sejumlah wilayah. Luapan air sungai yang tak mampu menampung debit air menyebabkan genangan meluas hingga ke permukiman warga dan fasilitas umum di beberapa kecamatan.

Banjir dilaporkan terjadi di lima kecamatan, yakni Banyuglugur, Besuki, Mlandingan, Bungatan, dan Kendit. Air merendam rumah warga, lahan pertanian, serta akses jalan desa, sehingga aktivitas masyarakat terganggu sejak malam hari.

Baca Juga : Astronomi dan Wahyu Bertemu: Manusia Disebut Hidup di Menit-Menit Terakhir Alam Semesta

Kondisi diperparah dengan jebolnya tanggul sungai di Dusun Kembangsambi, Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan, yang mengakibatkan lalu lintas Pantura lumpu total hingga Kamis (22/1/2026) pagi.

Kendaraan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi maupun sebaliknya harus melambat bahkan berhenti sementara hingga proses pembersihan dilakukan.

Tak hanya di Bungatan, banjir juga merendam sejumlah desa di Kecamatan Mlandingan dan Banyuglugur. Di beberapa titik, ketinggian air mencapai lutut orang dewasa, memaksa warga menyelamatkan barang berharga dan mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, turun langsung meninjau lokasi banjir di Desa Kendit, Kecamatan Situbondo serta turun melihat kondisi tanggul jebol di Desa Pasir Putih. Dalam peninjauannya, ia memastikan kondisi warga terdampak sekaligus memantau langkah awal penanganan darurat yang dilakukan oleh pemerintah daerah bersama BPBD.

Ulfiyah mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat cuaca ekstrem diperkirakan masih akan berlangsung. Ia juga meminta warga yang tinggal di bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera mengungsi jika debit air kembali meningkat.

"Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan pendataan di lapangan. Keselamatan warga menjadi prioritas utama," ujar Ulfiyah saat berada di lokasi banjir.

Baca Juga : Motor Terobos Banjir? Jangan Sepelekan, Ini Dampaknya Jika Tak Segera Dicuci

Selain itu, Wakil Bupati Situbondo tersebut mengimbau masyarakat untuk saling bau membahu dan saling mendoakan. "Mari kita saling bahu membahu, saling mendoakan ditengah kondisi bencana ini," imbau Mbak Ulfi.

BPBD Kabupaten Situbondo saat ini masih melakukan pendataan dampak banjir, termasuk jumlah rumah terdampak dan kerusakan infrastruktur. Tim gabungan juga disiagakan untuk melakukan evakuasi serta penanganan lanjutan bila kondisi memburuk.

Sementara itu, petugas bersama warga bergotong royong membersihkan material banjir yang menutup jalur Pantura agar akses transportasi kembali normal. Alat berat juga disiapkan untuk mempercepat proses pembersihan.

Pemerintah Kabupaten Situbondo mengajak masyarakat tetap tenang namun siaga, serta mengikuti arahan petugas di lapangan. Informasi resmi terkait perkembangan situasi banjir akan terus disampaikan seiring proses penanganan yang masih berlangsung.


Topik

Peristiwa situbondo ulfiyah mbak ulfi banjir



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Wisnu Bangun Saputro

Editor

Nurlayla Ratri

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---