JATIMTIMES - Nama Muhammad Imam Muslimin alias Yai Mim kembali ramai diperbincangkan warganet. Kali ini, Yai Mim viral setelah diduga membuat kuburan palsu di kawasan Merjosari, Kota Malang. Dugaan itu mencuat usai beredarnya kolase video yang diunggah akun TikTok @asraf.doank.
Dalam unggahan tersebut, terlihat sebuah nisan dengan tulisan mencolok. Pada nisan itu tertulis nama Samar Samir, lahir di Mataram, Jumat Legi 1745 M, dan wafat di Merjomulyo, Merjosari, Malang, Rabu Wage 1858 M. Kejanggalan nisan itu pun langsung menuai perhatian publik.
Baca Juga : Liburan Nataru, 1.000 Kendaraan Keluar Masuk Gerbang Tol Singosari per Jam
Pada video di sisi kiri, Yai Mim tampak mendatangi sebuah makam yang diduga kosong. Ia berbicara seolah-olah menjadi sosok kakeknya yang berada di dalam kuburan tersebut. Ucapannya terdengar bernada ancaman.
“Iki aku, sopo sing kurang ajar urip nang kene, putuku neng kene, putuku digae loro aku ra terimo, kabeh iku sak RT tak pateni kabeh. Mati nesto kabeh lek ga tobat,” ucap Yai Mim dalam video tersebut.
Sementara itu, pada video di sisi kanan kolase unggahan, tampak dua orang tukang tengah menggali tanah di lingkungan kuburan. Setelah lubang terbentuk, keduanya memasukkan nisan ke dalam tanah tersebut. Dalam proses itu, terdengar Yai Mim membaca Surat Al Ikhlas.
Namun, dari video tersebut, tidak terlihat adanya jenazah yang dimakamkan. Yang dikubur hanya nisan. Yai Mim juga terdengar meminta kedua tukang untuk menanam bunga di bagian belakang nisan dan merapikan tanah agar tampak seperti kuburan sungguhan.
Narasi unggahan menyebutkan, dugaan pembuatan kuburan palsu itu terjadi pada Oktober 2025. Sementara pada akhir-akhir ini, dari sejumlah video di akun TikTok resmi Yai Mim dan Ros, keduanya terlihat beberapa kali berkunjung ke makam tersebut dengan membawa bunga dan berdoa.
“Pemdes setempat harus selidiki makam Samar Samir. Mim bukan asli Malang, tapi kok ada makam kakeknya,” tulis akun @asraf.doank dalam keterangannya.
Akun tersebut juga menyoroti kejanggalan pada tulisan nisan.
“Dari segi tulisan nisan ada yang janggal. Tulisan pada nisan biasanya tanggal, bulan, dan tahun itu lengkap,” lanjutnya.
Tak hanya itu, unggahan tersebut turut menyertakan kritik. “Imajinasi boleh, obsesi hingga haus validasi juga dipersilakan, tapi jangan mempermainkan pemakaman,” tulisnya.
“Mim asli Blitar. Terus makam Samar Samir itu siapa,” imbuh caption unggahan tersebut.
Unggahan itu pun sontak memantik beragam komentar dari warganet. Sebagian mempertanyakan kebenaran makam tersebut, sementara lainnya menanggapi dengan nada satire.
Baca Juga : Mahoni Tumbang, Akses Jalan Desa Pandansari–Purworejo Tulungagung Lumpuh Total
“makam fiktif kah... kok taun 1745 samar samir... makam e sp.. kok nyebut cucu d makam??? emang ad makam cucune?” @Retno****.
“ini tu drama apalagi sih? Ya Allah Kalah proyeknya Briella.”@si-rossa"s"nya***
“dia ni menunjukkan klo dia seorang VISIONER... apa yg dia kerjakan bakalan kepakai di masa mendatang. contohnya ini. bikin makam oktober 2025 kepakai januari 2026 lanjut YM kita masih menunggu drama lanjutan....” @Ayody***.
Untuk diketahui, Yai Mim mulai viral juga setelah berkonflik dengan tetangganya, Sahara. Persoalan itu bermula dari masalah parkir di lingkungan tempat tinggal mereka di Kota Malang.
Konflik kemudian melebar menjadi tudingan pelecehan verbal, dugaan penyebaran video pribadi bermuatan pornografi, hingga saling lapor menggunakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Dalam perkembangan terbaru, Sahara dan Sofyan diketahui telah pindah rumah dan tak lagi bertetangga dengan Yai Mim. Di sisi lain, Yai Mim juga dilaporkan warga Joyogrand Kavling Depag III Atas RT 09 RW 09 ke Komisi A DPRD Kota Malang pada Senin (29/12). Warga mengadukan keresahan mereka atas dugaan tindakan Yai Mim yang dinilai meresahkan lingkungan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Yai Mim maupun aparat terkait dugaan pembuatan kuburan palsu tersebut.