free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Film Alarm Karya MAN 1 Kota Malang Raih Juara 2 Nasional di Ajang Energi dan Mineral Festival 2025

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Dede Nana

02 - Aug - 2025, 18:18

Loading Placeholder
Film pendek berjudul “Alarm” besutan MAN 1 Kota Malang yang berhasil menyabet Juara 2 dalam Kompetisi Film Pendek Energi dan Mineral Festival 2025 (ist)

JATIMTIMES - Karya anak madrasah kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah nasional. Kali ini, giliran film pendek berjudul “Alarm” besutan MAN 1 Kota Malang berhasil menyabet Juara 2 dalam Kompetisi Film Pendek Energi dan Mineral Festival 2025 pada 30-31 Juli 2025. Karya ini tak hanya menyoroti isu lingkungan, tetapi juga mengalirkan nilai-nilai spiritualitas Islam ke dalam narasi sinematik yang kuat dan menyentuh.

Ajang Energi dan Mineral Festival 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menjadi panggung penting bagi para pelajar dari seluruh Indonesia menunjukkan kepedulian mereka terhadap isu energi dan lingkungan hidup. 

Baca Juga : Rawan Monopoli, Geradin Kota Malang Soroti Syarat Tender Proyek Diskriminatif 

Di antara ratusan peserta dari berbagai provinsi, film “Alarm” karya MAN 1 Kota Malang yang tergabung dalam komunitas MITC (MAGESA IT Club), tampil mencolok dengan pendekatan sinematografi menggabungkan pesan ekologis dan religius dalam satu tarikan napas.

1

Film ini membawa pesan kuat tentang pentingnya kesadaran manusia terhadap ancaman kerusakan lingkungan yang kian nyata. Namun yang membuat karya ini berbeda adalah caranya menyampaikan pesan tersebut: bukan dengan kemarahan atau kekhawatiran semata, melainkan melalui kontemplasi spiritual yang mengajak penonton merenung. Judul “Alarm” bukan sekadar simbol peringatan akan krisis ekologi, tetapi juga panggilan batin bagi manusia untuk kembali kepada nilai-nilai ketuhanan dalam menjaga bumi.

Sutradara muda di balik film ini, Mochamad Wahyu Nur Setiawan, juga bertindak sebagai penata kamera. Ia menjelaskan bahwa proses pembuatan film ini penuh tantangan, mulai dari menyusun skrip, mengatur pengambilan gambar, hingga proses penyuntingan. 

“Kami ingin menghadirkan pesan yang tidak hanya masuk akal secara logika, tetapi juga menyentuh hati dan menggugah iman,” ujar Wahyu. 

Ia merasa bersyukur atas apresiasi yang diterima, termasuk momen tak terlupakan saat dirinya berkesempatan berfoto bersama tokoh-tokoh nasional seperti Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Direktur Utama Antam, Gubernur NTT, serta pejabat tinggi ESDM dalam malam penganugerahan.

Kesuksesan film “Alarm” tentu tak lepas dari peran guru pembimbing MITC, Akhmad Faiq Abdillah, S.Pd., yang dikenal sebagai sosok pendidik visioner dan inspiratif. Beliau tak hanya membimbing dari sisi teknis produksi film, tetapi juga menanamkan nilai-nilai ideologis yang ingin disampaikan dalam karya. 

“Kami membimbing siswa tidak hanya untuk menang lomba, tapi agar mereka mampu menyuarakan gagasan besar melalui media yang mereka kuasai. Film ini adalah dakwah yang membumi,” terang Faiq.

Ia juga menambahkan bahwa pendidikan madrasah harus membuka ruang lebih luas bagi siswa untuk berekspresi dan berinovasi. “Kami ingin siswa kami tidak hanya menjadi ahli kitab, tapi juga mampu berbicara melalui seni, teknologi, dan budaya populer. Lewat film, mereka belajar berpikir kritis, bekerja sama, dan menyampaikan pesan dengan empati,” jelasnya.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Septian Adi Kurniawan, M.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam terhadap pencapaian ini. Menurutnya, keberhasilan siswa dalam meraih prestasi di level nasional merupakan indikator bahwa madrasah tengah mengalami kebangkitan dalam bidang kreativitas dan literasi media. 

Baca Juga : Bertemu Erick Thohir, Khofifah Komitmen Jatim Dukung Transformasi Sepak Bola Nasional

“Prestasi ini bukan semata hasil dari sebuah kompetisi, tapi hasil dari proses pendidikan karakter yang dibangun secara konsisten. Mereka belajar menyuarakan gagasan, mengekspresikan nilai, dan berdialog dengan masyarakat melalui media visual,” tegas Septian.

Lebih lanjut, ia berharap pengalaman ini menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani melangkah keluar dari zona nyaman dan menjelajahi berbagai ruang ekspresi positif. “Film ini membuktikan bahwa siswa madrasah tidak hanya bisa tampil religius, tetapi juga progresif dan kreatif,” tambahnya.

2

Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. Sutirjo, M.Pd., turut menyampaikan rasa bangga dan haru atas capaian anak didiknya. Dalam pernyataannya, beliau menekankan bahwa madrasah tidak boleh dipandang sebelah mata. “Ini adalah bukti konkret bahwa madrasah mampu bersaing di kancah nasional melalui karya-karya yang berkualitas dan sarat makna,” ujar Sutirjo.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini juga mencerminkan semangat Asta Cita yang menjadi roh dari pendidikan madrasah, yakni membentuk siswa yang beriman, cerdas, mandiri, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat. 

“Karya seperti ini adalah wujud nyata dari integrasi iman, ilmu, dan amal dalam kehidupan pelajar madrasah,” tegasnya.

Kemenangan film “Alarm” di ajang nasional bukan sekadar torehan prestasi, melainkan juga menjadi pesan bahwa karya visual bisa menjadi sarana perubahan sosial yang kuat. Lewat film, para siswa MAN 1 Kota Malang berhasil menyuarakan keresahan, menyemai harapan, dan mengajak penonton untuk berpikir serta bertindak demi bumi yang lebih baik.

Lebih dari itu, film ini menunjukkan bahwa pelajar madrasah adalah generasi yang peka terhadap zaman, terbuka terhadap teknologi, dan siap menjadi agen perubahan. Di tengah tantangan zaman, mereka hadir dengan cara yang unik, menawarkan solusi, bukan hanya kritik; menyampaikan harapan, bukan hanya kekhawatiran.


Topik

Pendidikan man 1 kota malang film alarm kompetisi film pendek energi dan mineral festival



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Dede Nana

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---