free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Karhutla yang Merambat ke Kota Batu Padam, Petugas Masih Lakukan Pemantauan

Penulis : Irsya Richa - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

21 - Aug - 2026, 19:04

Loading Placeholder
Petugas saat memadamkan karhutla di kawasan Arjuno-Welirang. (Foto: Instagram)

JATIMTIMES - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) wilayah lereng Gunung Arjuno-Welirang yang sempat menjalar hingga kawasan Gunung Kembar, Kota Batu, kini sudah tidak lagi menunjukkan titik api. BPBD Kota Batu menyatakan penanganan di wilayahnya telah tuntas, namun pengawasan tetap dilakukan karena kondisi kawasan pegunungan masih kering dan berangin.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Batu Suwoko mengatakan, hasil pengecekan terakhir menunjukkan tidak ada lagi api yang aktif di wilayah Kota Batu. Kondisi tersebut terpantau hingga Kamis (20/8/2026) malam.

Baca Juga : Memaknai Amanah Demi Menjaga Marwah Organisasi, Seri Muktamar NU ke-35 Jombang

“Untuk wilayah Kota Batu saat ini sudah clear. Tidak ada lagi titik api yang aktif,” kata Suwoko, Jumat (21/8/2026).

Kebakaran tersebut bukan bermula dari wilayah Kota Batu. Api awalnya muncul di kawasan Kabupaten Pasuruan sebelum kemudian bergerak ke arah Gunung Kembar dan masuk ke wilayah Kota Batu.

Setelah dilakukan penanganan bersama, pergerakan api berhasil dihentikan. Petugas kemudian melakukan pengecekan ulang untuk memastikan tidak terdapat bagian kawasan yang masih terbakar.

Suwoko menyebut, pemadaman bukan menjadi akhir dari penanganan. Petugas masih ditempatkan dalam kondisi siaga untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali api, terutama jika bara yang tersisa terkena angin.

“Data terakhir sampai pukul 18.30 WIB Kamis, seluruh titik api yang berada di wilayah Kota Batu sudah padam,” imbuhnya.

Kondisi cuaca menjadi salah satu alasan pemantauan tetap dilakukan. Kawasan pegunungan yang kering membuat material seperti daun dan rumput mudah terbakar apabila kembali terkena sumber api.

Baca Juga : Wali Kota Batu Sarapan Bersama Petugas Kebersihan, Bahas Beban Kerja Saat Libur

“Pemantauan tetap kami lakukan. Personel juga disiagakan apabila sewaktu-waktu muncul potensi api, sehingga bisa segera ditangani,” tambah Suwoko.

Di sisi lain, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang masih ditutup sementara oleh UPT Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo. Penutupan tersebut tetap diberlakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mencegah aktivitas manusia memunculkan risiko kebakaran baru.

Bagi pendaki yang sebelumnya sudah melakukan pemesanan, Tahura menyediakan opsi penjadwalan ulang. Pengajuan dapat dilakukan melalui layanan WhatsApp resmi dengan mencantumkan nomor invoice dan pilihan tanggal pendakian berikutnya.

Penjadwalan ulang tersebut dapat digunakan selama satu tahun sejak jalur pendakian resmi kembali dibuka. Masyarakat juga diminta tidak memasuki kawasan yang masih ditutup sampai ada pemberitahuan resmi dari pengelola.


Topik

Peristiwa kebakaran hutan karhutla kota batu



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Irsya Richa

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---