free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Matamuda MAN 1 Kota Malang, 415 Siswa Baru Dikenalkan Moderasi Beragama hingga Anti Bullying

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : A Yahya

16 - Jul - 2026, 16:02

Loading Placeholder
Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 1 Kota Malang tahun 2026 di Lanal Malang (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES – Masa Ta'aruf Murid Madrasah (Matamuda) MAN 1 Kota Malang tahun 2026 tampil dengan konsep berbeda. Sebanyak 415 siswa baru mengikuti rangkaian pengenalan lingkungan madrasah di Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Malang, Kamis (16/7/2026), dengan penekanan pada penguatan moderasi beragama, ekoteologi, literasi digital, dan gerakan anti bullying.

Berbeda dari kegiatan orientasi yang umumnya berlangsung di lingkungan sekolah, pemilihan Lanal Malang menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman belajar baru bagi peserta didik. Kegiatan dikemas melalui flash mob, permainan edukatif, hingga penampilan perkusi berbahan barang bekas yang mengangkat pesan kepedulian terhadap lingkungan.

1

Kepala MAN 1 Kota Malang, Dr. H. Sutirjo, M.Pd., mengatakan Matamuda tidak sekadar menjadi agenda penyambutan siswa baru, tetapi juga momentum membangun karakter generasi muda yang inklusif, menghargai perbedaan, serta menolak segala bentuk perundungan.

4

"Pesan yang ditampilkan melalui flash mob tadi menunjukkan bahwa Matamuda di MAN 1 Kota Malang adalah ruang yang ramah, anti bullying, dan diharapkan menjadi teladan bagi seluruh peserta didik. Kami ingin mereka tumbuh menjadi generasi yang sehat, nyaman, aman, dan bahagia," ujarnya.

2

Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan di Lanal Malang juga menjadi sarana menumbuhkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia sekaligus memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika. Menurutnya, nilai-nilai tersebut penting ditanamkan sejak awal agar siswa mampu menjadi generasi emas yang memiliki kepedulian terhadap sesama maupun bangsa.

3

Ketua Dharma Wanita Persatuan Kementerian Agama(Kemenag) Kota Malang, Ning Roudhloh Quds, mengapresiasi konsep Matamuda yang dikembangkan MAN 1 Kota Malang. Menurutnya, hingga kini sebagian besar kegiatan masa ta'aruf masih dilaksanakan di lingkungan sekolah sehingga konsep yang diterapkan MAN 1 Kota Malang menghadirkan suasana belajar yang berbeda.

"Baru MAN 1 Kota Malang yang melaksanakan Matamuda di luar sekolah. Saya kira ini menarik karena memberikan pengalaman baru bagi anak-anak sekaligus menunjukkan kreativitas madrasah dalam menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan," katanya.

6

Ia menjelaskan materi moderasi beragama tetap menjadi bagian penting dalam Matamuda. Di tengah derasnya pengaruh negatif yang dapat menyasar generasi muda, siswa perlu terus diperkuat agar memiliki sikap moderat dan mampu hidup berdampingan di tengah keberagaman.

"Tahun ini kami juga mengenalkan konsep Panca Cinta, yaitu cinta kepada Allah, cinta kepada ilmu, cinta kepada alam dan lingkungan, cinta kepada sesama, serta cinta kepada tanah air. Nilai-nilai ini terus ditanamkan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang moderat," jelasnya.

7

Konsep tersebut mendapat respons positif dari peserta Matamuda. Salah satu siswa baru, Estianti, mengaku suasana kegiatan jauh dari kesan menegangkan yang selama ini identik dengan masa orientasi sekolah.

Baca Juga : Santap MBG, Puluhan Siswa dan Wali Murid di Jember Diare dan Opname di Puskesmas

"Di sini benar-benar adem ayem. Kami bermain bersama, berdiskusi, dan belajar tentang moderasi beragama melalui permainan. Jadi terasa kompak dan rukun, tidak ada perpeloncoan," ungkapnya.

7

Pengalaman serupa dirasakan Muhammad Zhafran. Ia mengatakan berbagai aktivitas selama Matamuda membuat siswa belajar menghargai perbedaan, bekerja sama, sekaligus peduli terhadap lingkungan.

"Kami belajar toleransi karena berasal dari latar belakang yang berbeda. Untuk ekoteologi kami membawa barang bekas dari rumah dan mengubahnya menjadi alat perkusi. Saya justru merasa senang mengikuti Matamuda karena suasananya menyenangkan," katanya.

Selain penguatan moderasi beragama dan gerakan anti bullying, Matamuda MAN 1 Kota Malang tahun ini juga mengusung semangat digital, inklusif, dan ekoteologi sebagai bekal awal bagi siswa baru dalam membangun budaya belajar yang aman, sehat, serta saling menghargai.


Topik

Pendidikan man 1 kota malang sutirjo lanal malang matamuda man 1 kota malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

A Yahya

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---