free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Serba Serbi

Daging Kurban Jangan Langsung Masuk Kulkas, Begini 5 Cara Menanganinya agar Tetap Segar dan Tidak Bau

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

26 - May - 2026, 15:08

Loading Placeholder
Ilustrasi daging sapi beku. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Momen Iduladha selalu identik dengan pembagian daging kurban dalam jumlah melimpah. Daging sapi maupun kambing biasanya langsung diolah menjadi sate, gulai, tongseng, hingga rendang untuk disantap bersama keluarga.

Namun, banyak orang masih melakukan kesalahan saat menangani daging kurban. Padahal, cara penyimpanan dan pengolahan yang kurang tepat bisa membuat daging cepat rusak, berbau prengus, hingga teksturnya menjadi alot ketika dimasak.

Baca Juga : Jaga Kondusivitas Malam Takbir Iduladha 1447 H di Kota Malang, Ratusan Personel Diterjunkan

Karena itu, ada beberapa langkah penting yang perlu diperhatikan setelah menerima daging kurban. Mulai dari cara membersihkan, menyimpan, hingga mencairkan daging beku harus dilakukan dengan benar agar kualitasnya tetap terjaga.

Berikut 5 tips menangani daging kurban agar lebih awet dan tetap lezat saat diolah.

1. Bersihkan Daging dengan Cara yang Tepat

Daging kurban sebaiknya dicuci sebelum dimasak untuk membantu membersihkan sisa darah, serpihan tulang, maupun kotoran yang menempel selama proses pemotongan dan distribusi.

Namun, proses pencucian tidak boleh sembarangan. Chef Degan Septoadji dan Chef Stefu Santoso menyarankan agar daging dicuci menggunakan air mengalir secukupnya dan tidak menimbulkan banyak percikan agar area dapur tetap higienis.

Setelah dicuci, daging perlu ditiriskan terlebih dahulu hingga tidak terlalu basah. Kelembapan berlebih dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat kualitas daging menurun lebih cepat.

2. Jangan Biarkan Terlalu Lama di Suhu Ruang

Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah membiarkan daging terlalu lama di luar kulkas. Padahal, suhu ruang membuat bakteri lebih mudah berkembang sehingga kualitas daging cepat menurun.

Agar lebih awet, daging sebaiknya langsung dipotong sesuai kebutuhan lalu disimpan di freezer.

Kulkas bagian bawah atau chiller umumnya memiliki suhu sekitar 4 derajat Celsius. Pada suhu tersebut, daging segar hanya mampu bertahan sekitar 2 hingga 3 hari.

Sementara itu, freezer dengan suhu di bawah minus 18 derajat Celsius mampu menjaga kualitas daging hingga 1 sampai 2 bulan, asalkan suhu stabil dan tidak terlalu sering dibuka-tutup.

3. Gunakan Marinasi untuk Mengurangi Bau Prengus

Aroma khas pada daging kambing sering menjadi tantangan saat memasak. Untuk mengurangi bau prengus, banyak orang menggunakan bahan alami seperti jahe, nanas, atau pepaya muda.

Jahe membantu menyamarkan aroma amis sekaligus memberikan rasa hangat pada masakan. Sedangkan pepaya muda mengandung enzim papain yang dapat membantu membuat tekstur daging lebih empuk.

Caranya cukup mudah, daging bisa dilumuri parutan jahe atau dibungkus menggunakan daun pepaya selama 15 hingga 30 menit sebelum dimasak.

Baca Juga : Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban yang Benar, Lengkap dengan Doa dan Sunnahnya

Namun, marinasi tidak boleh terlalu lama karena dapat membuat tekstur daging terlalu lembek. Selain itu, marinasi sebaiknya hanya dilakukan pada daging yang akan langsung dimasak.

4. Pisahkan Daging, Tulang, dan Jeroan

Masih banyak orang yang langsung mencampur semua bagian kurban ke dalam satu wadah. Padahal, daging, tulang, dan jeroan memiliki karakteristik penyimpanan yang berbeda.

Jeroan misalnya, lebih cepat rusak dan memiliki aroma lebih tajam dibandingkan daging biasa. Karena itu, setiap bagian sebaiknya dipisahkan sejak awal.

Selain itu, simpan daging dalam beberapa porsi kecil agar lebih praktis saat akan digunakan. Dengan cara ini, Anda cukup mencairkan daging sesuai kebutuhan tanpa harus mengeluarkan seluruh stok dari freezer.

5. Cairkan Daging dengan Aman

Kesalahan lain yang sering dilakukan adalah mencairkan daging beku di suhu ruang terlalu lama. Cara ini memang lebih cepat, tetapi berisiko memicu pertumbuhan bakteri pada permukaan daging.

Metode yang paling disarankan adalah memindahkan daging dari freezer ke chiller atau kulkas bagian bawah semalaman sebelum dimasak.

Jika ingin lebih cepat, daging dapat direndam menggunakan air dingin dalam kondisi masih terbungkus rapat agar tidak terkena air secara langsung.

Hindari proses beku dan cair berulang kali karena dapat merusak tekstur daging sekaligus menurunkan kualitas rasanya.

Dengan penanganan yang tepat, daging kurban bisa tetap segar, tahan lama, dan menghasilkan masakan yang lebih lezat untuk keluarga saat Iduladha.


Topik

Serba Serbi daging kurban mengolah daging kurban hewan kurban idul adha



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi

--- Iklan Sponsor ---