free web hit counter
Jatim Times Network
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Pendidikan

Seminar 5S di STIE Malangkucecwara, Mahasiswa Didorong Miliki Etos Kerja Kelas Dunia

Penulis : Anggara Sudiongko - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

30 - Apr - 2026, 15:30

Loading Placeholder
Nampak ratusan mahasiswa antusias mengikuti seminar bertema 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) serta budaya kerja di Jepang di STIE Malangkucecwara (Anggara Sudiongko/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Malangkucecwara menegaskan komitmennya menyiapkan lulusan berdaya saing global melalui seminar bertema 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) serta budaya kerja di Jepang, Kamis (30/4/2026), di Gedung H STIE Malangkucecwara. 

Kegiatan ini tidak sekadar membahas teori kedisiplinan kerja, tetapi membuka perspektif mahasiswa tentang standar profesionalisme yang berlaku di industri internasional.

Baca Juga : 45+ Ucapan Selamat Hari Buruh 1 Mei, Cocok Jadi Caption Medsos dan Status WhatsApp

Seminar menghadirkan Stefanie Djunian Djaja, perwakilan IFECE Indonesia, yang memiliki pengalaman akademik dan profesional lintas negara. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa prinsip 5S maupun konsep Kaizen bukan hanya relevan di pabrik atau perusahaan besar, melainkan juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan pembentukan karakter generasi muda.

“Saya ingin membagi ilmu kepada seluruh mahasiswa bahwa 5R dan Kaizen bukan hanya berlaku di industri, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Tujuannya agar sumber daya manusia kita semakin berkembang,” ujar Stefanie.

2

Ia menjelaskan, di Indonesia konsep tersebut dikenal sebagai 5R, yakni Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, dan Rajin. Menurutnya, kebiasaan sederhana seperti menata ruang kerja, menjaga kebersihan, disiplin waktu, hingga konsisten melakukan perbaikan kecil secara berkelanjutan menjadi fondasi penting dalam budaya kerja modern.

Lebih jauh, Stefanie juga menyoroti peluang magang internasional yang kini semakin terbuka bagi mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu, termasuk ekonomi dan akuntansi. Selama ini, program magang ke Jepang identik dengan mahasiswa teknik atau sastra Jepang. Namun, menurut dia, mahasiswa bidang bisnis justru memiliki ruang belajar besar di sektor industri maupun jasa.

1

“Ekonomi dan akuntansi juga bisa belajar banyak di Jepang, mulai dari komunikasi bisnis, manajemen risiko, pengelolaan bahan baku, sampai proses distribusi. Itu semua bagian dari praktik manajemen dan akuntansi nyata,” katanya.

Ia mengungkapkan, STIE Malangkucecwara menjadi salah satu kampus yang berhasil membuka jalur magang mahasiswa ekonomi dan akuntansi ke Jepang. Program tersebut dirintis sejak sebelum masa pandemi Covid-19 melalui kolaborasi dengan berbagai pihak di Jepang, termasuk lembaga pendidikan dan otoritas terkait.

Kepala Malangkucecwara International Relationship (MIR) Ir. Dwi Nita Aryani, M.M., Ph.D., CRA menyebut kehadiran narasumber berpengalaman internasional menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk memahami tuntutan dunia kerja yang sesungguhnya.

Baca Juga : Diperingati 2 Mei, Ini Tema Hari Pendidikan Nasional 2026 dan Maknanya

“Ini menjadi satu kehormatan dan hal yang baik bagi STIE Malangkucecwara dihadiri narasumber berkompeten. Tentunya akan memberikan insight positif dan pengalaman yang bagus untuk para mahasiswa dalam memahami dunia kerja, tentang disiplin, etos kerja, dan budaya kerja yang baik yang bisa diaplikasikan dalam karier mahasiswa ke depan,” ujarnya.

Ia berharap seminar semacam ini tidak berhenti sebagai agenda seremonial kampus, tetapi menjadi pemicu perubahan pola pikir mahasiswa agar lebih siap menghadapi persaingan global. Menurutnya, perusahaan saat ini tidak hanya mencari lulusan dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga individu yang adaptif, disiplin, mampu bekerja dalam sistem, serta terbiasa melakukan peningkatan kualitas diri secara terus-menerus.

Melalui forum tersebut, STIE Malangkucecwara menunjukkan bahwa penguatan kompetensi mahasiswa tidak cukup hanya di ruang kelas. Pengalaman internasional, pemahaman budaya kerja global, dan pembentukan karakter profesional kini menjadi kebutuhan utama untuk menembus pasar kerja yang semakin kompetitif.


Topik

Pendidikan seminar 5s stie malangkucecwara mahasiswa etos kerja kelas dunia



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Indonesia Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Anggara Sudiongko

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Pendidikan

Artikel terkait di Pendidikan

--- Iklan Sponsor ---