JATIMTIMES - Sebanyak 13 personel Polri dan satu warga sipil menerima penghargaan dari Polres Gresik atas kontribusi dan dedikasi dalam mendukung tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution dalam upacara di halaman Mapolres Gresik, Selasa (14/4/2026).
Para penerima berasal dari berbagai satuan kerja dengan capaian kinerja di beragam bidang, mulai dari pengungkapan kasus narkotika, pelayanan arus mudik Lebaran, hingga prestasi di bidang administrasi, keuangan, dan aksi kemanusiaan.
Baca Juga : NATO Tolak Rencana Trump di Selat Hormuz, Ketegangan Dunia Meningkat
Sepanjang April 2026, sejumlah kinerja menonjol berhasil dicatat. Dari Satuan Reserse Narkoba, tujuh personel diganjar penghargaan setelah mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dengan barang bukti seberat 47,056 gram.
Di bidang lalu lintas, dua personel mendapat apresiasi atas kesigapan membantu pemudik selama arus mudik dan balik Idulfitri 1447 Hijriah. Sementara itu, satu personel lainnya meraih penghargaan karena menempati peringkat II sebagai satuan kerja tercepat dalam penyelesaian pertanggungjawaban anggaran tahun 2025.
Prestasi juga datang dari bidang sumber daya manusia dan keuangan. Satu personel Bag SDM mendapat penghargaan atas keberhasilannya menjadi pelatih juara dalam Hockey Open Tournament 2026. Di sisi lain, satu personel Sikeu meraih peringkat II tingkat nasional dalam penggunaan aplikasi SAKTI tahun 2025.
Dari unsur kemanusiaan, satu personel Satpolairud menerima penghargaan setelah berhasil mengevakuasi korban tenggelam di perairan Pelabuhan Maspion.
Penghargaan tidak hanya diberikan kepada internal kepolisian. Satu warga sipil turut diapresiasi karena dinilai aktif membantu tugas kepolisian selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, khususnya dalam mendukung kelancaran pelayanan kepada masyarakat.
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi institusi atas dedikasi dan loyalitas personel maupun masyarakat yang berkontribusi nyata.
Baca Juga : Cegah Penyimpangan Hibah, Pemkab Gresik Perketat Verifikasi hingga Hilir
"Pemberian penghargaan ini adalah bentuk apresiasi institusi. Namun sebagai keseimbangan, punishment tetap akan kami terapkan bagi personel yang melakukan pelanggaran disiplin maupun hukum," tegasnya.
Ia juga mengingatkan seluruh personel agar terus meningkatkan empati dan profesionalisme dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
"Jadilah anggota Polri yang bisa merasa, bukan merasa bisa, serta selalu melayani dengan hati yang tulus," pesannya.
Upacara tersebut dihadiri para Pejabat Utama (PJU), Kapolsek jajaran, serta ASN Polres Gresik. Kegiatan ini menjadi penanda upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban, sejalan dengan komitmen Polres Gresik melalui program “Jogo Gresik”.