JATIMTIMES - Kecelakaan lalu lintas melibatkan tiga kendaraan terjadi di Jalan Jenderal Ahmad Yani Utara, tepatnya di depan PT Adiputro, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jumat pagi (3/4/2026). Kecelakaan ini terjadi diduga sopir truk pakan ayam kelelaham atau mengantuk.
Kecelakaan ini bermula saat truk Isuzu bernomor polisi AA 9960 IF yang dikemudikan Bahas Tri Susanto melaju dari arah utara ke selatan. Diduga pengemudi dalam kondisi kelelahan sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan dengan baik.
Baca Juga : Dinas Perindustrian dan Perdagangan Tulungagung Partisipasi di Forum Sinergi Perempuan Se-Bakorwil 1 Madiun
Akibatnya, truk tersebut oleng ke kanan, menabrak pembatas tengah jalan, lalu terpental masuk ke jalur berlawanan arah. Pada saat bersamaan, dari arah selatan ke utara melaju Bus Bagong bernopol N 7319 UI yang dikemudikan Kartolo serta mobil Isuzu Panther bernopol N 1595 GX yang dikemudikan Suhartono.
Benturan pun tak terhindarkan hingga menyebabkan kerusakan pada ketiga kendaraan yang terlibat serta fasilitas umum berupa pembatas jalan di lokasi kejadian. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah yang mengarah masuk dan keluar Kota Malang sempat mengalami kepadatan hingga 3 kilometer lebih.
Dalam situasi itu, petugas kepolisian melakukan rekayasa contraflow. Kanit Gakkum Satlantas Polresta Malang Kota Iptu Eko Prasetyo menjelaskan bahwa faktor kelelahan pengemudi menjadi dugaan awal penyebab kecelakaan.
“Kecelakaan terjadi diduga karena pengemudi truk dalam kondisi lelah sehingga tidak dapat menguasai kemudi dengan sempurna, kemudian oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan hingga masuk ke jalur berlawanan,” kata Eko.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan yang melibatkan tiga kencaraan tersebut, “Hanya, akibat kejadian tersebut, tiga kendaraan mengalami kerusakan serta pembatas jalan juga ikut terdampak. Korban jiwa nihil, namun kerugian materi masih dalam proses pendataan,” tambahnya.
Baca Juga : KAI Daop 8 Operasikan 2 Kereta Api Tambahan dari Stasiun Malang di Momen Libur Paskah
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengevakuasi kendaraan yang terlibat agar tidak menimbulkan kemacetan panjang di jalur utama tersebut.
“Karena padat, arus lalu lintas yang dari arah selatan mengarah ke utara dilakukan contraflow. Kemudian, kami lakukan evakuasi sekaligus melakukan olah TKP,” terang Eko.
Pihak kepolisian pun mengimbau para pengendara, khususnya sopir kendaraan besar, untuk selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima sebelum berkendara untuk menghindari kecelakaan serupa.