JATIMTIMES - Nama Syekh Ahmad Al-Misry ramai diperbincangkan publik setelah dikaitkan dengan sosok berinisial Ustaz SAM yang dilaporkan dalam kasus dugaan pelecehan seksual sesama jenis ke Bareskrim Polri.
Kasus ini sebelumnya memicu berbagai spekulasi di media sosial. Sejumlah warganet bahkan sempat mengaitkan inisial tersebut dengan Ustaz Solmed, hingga akhirnya pendakwah itu memberikan klarifikasi bahwa dirinya bukan sosok yang dimaksud dalam laporan tersebut.
Baca Juga : Iktikaf di 10 Malam Terakhir Ramadan, Ini Amalan Sunnah yang Dianjurkan Ulama
Perbincangan mengenai sosok berinisial SAM mencuat setelah tim kuasa hukum korban mengungkap sejumlah informasi terkait laporan yang diajukan ke Bareskrim Polri.
Tim pengacara korban yang diwakili oleh Beny Jehadu menyebut bahwa terlapor merupakan seorang tokoh agama yang cukup dikenal publik dan kerap tampil di layar televisi.
“Tentu terlapor ini inisialnya SAM. Beliau ini sering mengisi salah satu acara di TV swasta. Ya, tentu judul daripada acara yang diisi sama Beliau ini salah satunya Damai Indonesiaku dan juga ada program-program lain juga yang beliau isi di beberapa TV di stasiun Swasta,” kata Benny, dikutip TikTok @SelebOncamNews.
Keterangan tersebut kemudian memicu spekulasi luas di media sosial. Di platform X, sejumlah warganet mulai menebak-nebak identitas sosok yang dimaksud.
“Gw spill in namanya Syekhh Ahmad Al-misri,” komentar salah satu netizen.
Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi yang memastikan bahwa nama tersebut berkaitan langsung dengan laporan yang sedang didalami aparat kepolisian.
Lantas nama Syekh Ahmad Al-Misr pun menjadi trending dalam penelusuran Google, banyak yang mencaritahu siapa sosoknya.
Di luar polemik yang sedang ramai diperbincangkan, Syekh Ahmad Al-Misry dikenal sebagai ulama sekaligus pendakwah yang cukup populer di Indonesia.
Ia berasal dari Mesir dan telah lama menetap di Indonesia untuk berdakwah serta menyebarkan literatur keislaman.
Nama “Al-Misry” yang disematkan padanya secara harfiah berarti orang Mesir.
Meski berasal dari Timur Tengah, Syekh Ahmad Al-Misry diketahui telah tinggal cukup lama di Indonesia hingga fasih berbahasa Indonesia. Kemampuan tersebut membuat ceramah dan kajian yang ia sampaikan mudah dipahami oleh masyarakat luas.
Baca Juga : SMSI Ngawi Berbagi di Bulan Ramadan, Salurkan Bantuan kepada Pedagang Bugar Food
Nama Syekh Ahmad Al-Misry semakin dikenal publik setelah aktif tampil di berbagai program religi di televisi nasional.
Salah satu yang paling dikenal adalah saat dirinya dipercaya menjadi juri utama dalam program kompetisi hafalan Al-Qur’an anak-anak Hafiz Indonesia yang tayang di RCTI.
Dalam program tersebut, ia berperan memberikan penilaian terkait tajwid, kelancaran hafalan, sekaligus memberikan motivasi spiritual kepada para peserta.
Selain itu, Syekh Ahmad Al-Misry juga tercatat sebagai penceramah reguler dalam program Damai Indonesiaku yang tayang di tvOne hingga tahun 2026.
Ia juga kerap tampil di berbagai program religi lain selama bulan Ramadhan, seperti Shodaqoh Yuk! di RTV serta menjadi narasumber dalam program Khazanah dan Jazirah Islam di Trans7.
Gegara hal ini, sejumlah warganet bahkan menyoroti akun Instagram Syekh Ahmad Al-Misry. Beberapa pengguna media sosial menyebut kolom komentar pada akun tersebut kini dibatasi.
Namun hingga saat ini belum ada klarifikasi resmi dari pihak Syekh Ahmad Al-Misry terkait isu yang berkembang di media sosial tersebut.
Sementara itu, aparat kepolisian masih mendalami laporan dugaan pelecehan seksual dengan inisial Ustaz SAM yang telah diajukan ke Bareskrim Polri. Identitas terlapor pun hingga kini belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.