JATIMTIMES - Angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang, Sabtu (7/3/2026). Dampaknya, sejumlah ruko di kawasan Terminal Tumpang rusak akibat tertimpa pohon tumbang usai diterjang angin kencang. Hingga Minggu (8/3/2026), perkiraan nilai kerugian akibat rusaknya sejumlah ruko tersebut masih dalam pendataan.
Peristiwa pohon tumbang tersebut juga sempat viral dan beredar di sejumlah WhatsApp Grup. Berdasarkan dokumentasi yang dihimpun JatimTIMES pada Minggu (8/3/2026), pohon yang tumbang tersebut nampak berukuran cukup besar dan telah dalam penanganan oleh sejumlah personel gabungan.
Baca Juga : 7 Rudal Jelajah Terkuat di Dunia, Senjata Strategis di Tengah Memanasnya Konflik Iran, AS-Israel
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang Sadono Irawan menuturkan, peristiwa angin kencang yang terjadi pada Sabtu (7/3/2026) tersebut dilaporkan pada kisaran pukul 20.15 WIB. Personel gabungan yang mendapat laporan adanya peristiwa pohon tumbang kemudian mendatangi lokasi kejadian.
"Lima tempat usaha berupa ruko di Terminal Tumpang pada sisi sebelah selatan mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terdampak pohon tumbang," ujarnya.
Sebelum dilaporkan merusak sejumlah ruko akibat tertimpa pohon tumbang, di wilayah Kecamatan Tumpang sempat di guyur hujan di sertai angin kencang. Sehingga mengakibatkan satu pohon peneduh jenis Keres dengan diameter kurang lebih 80 sentimeter dan tinggi antara 5-7 meter tumbang.
Pohon tumbang kemudian menimpa beberapa atap ruko yang ada di sekitar Terminal Tumpang tersebut. "Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut," imbuhnya.
Baca Juga : Prediksi 2 Gelombang Mudik Lebaran, Dishub Kota Malang Petakan Titik Rawan Macet
Personel gabungan dari unsur BPBD dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Muspika Tumpang, Dishub UPT Tumpang, para relawan, hingga perangkat desa dan masyarakat setempat turut dilibatkan dalam upaya penanganan pohon tumbang. Pada saat itu, penanggulangan pohon tumbang juga turut menggunakan beberapa peralatan penunjang termasuk gergaji mesin.
Pada Sabtu (7/3/2026) malam, penanganan serta pembersihan pohon tumbang di lokasi kejadian telah selesai. "Sedangkan terkait perkiraan nilai kerugian masih dalam penghitungan," pungkasnya.