JATIMTIMES - Efisiensi anggaran yang melanda sejumlah daerah tak membuat KONI Kota Malang kehilangan arah. Meski alokasi dana hibah tahun ini turun dari Rp 10 miliar menjadi Rp 7,5 miliar, kepastian pencairan anggaran dinilai cukup untuk menjaga ritme pembinaan atlet.
Sekretaris Umum KONI Kota Malang, Joko Purwosusanto, memastikan bahwa penurunan tersebut masih dalam batas wajar. Bahkan, ia menyebut hal itu tidak sampai mengganggu program prioritas.
Baca Juga : DPRD Jatim Soroti Pengelolaan Sampah Sidoarjo, Sistem Lemah dan Sanksi Tumpul
“Memang ada penurunan dari 10 M menjadi 7,5 M. Tapi 7,5 M itu sudah pasti dan NPHD sudah ditandatangani,” ujar Joko.
Ia menilai perhatian Pemerintah Kota Malang masih tergolong baik jika dibandingkan dengan sejumlah daerah lain yang mengalami pemangkasan hingga lebih dari 70 persen. Beberapa daerah bahkan disebut hanya menerima sekitar Rp 2,5 miliar dari sebelumnya Rp 10 miliar.
“Artinya kita InsyaAllah tidak ada masalah yang cukup berat dalam hal efisiensi. Kita masih bisa rata dan tetap fokus pembinaan atlet,” tegasnya.
Dalam skema perencanaan anggaran, porsi pembinaan tetap menjadi prioritas utama. Joko menyebut sekitar 65 hingga 70 persen anggaran diarahkan untuk pembinaan, meski masih menunggu finalisasi.
“Untuk pembinaan masih di kisaran 65 sampai 70 persen. Kita siapkan Pra Puslatkot sekitar 1,2 M dan juga anggaran untuk masing-masing cabor,” jelasnya.
Baca Juga : Harga Bapokting di Kota Batu Diprediksi Terus Naik Jelang Lebaran, Ini Penjelasan Diskumperindag
KONI Kota Malang membagi pembinaan dalam dua pos utama. Pertama melalui Pra Puslatkot, di mana anggaran disalurkan langsung kepada atlet dan pelatih dalam bentuk uang latihan dan transport. Kedua, melalui alokasi ke masing-masing cabang olahraga untuk mendukung kebutuhan teknis seperti try out, try in, dan program latihan lainnya.
“Anggaran kita memang difokuskan untuk persiapan Porprov 2027 dan juga PON,” pungkasnya.
Dengan strategi efisiensi yang terarah dan prioritas pada pembinaan, KONI Kota Malang optimistis tetap mampu menjaga daya saing serta menatap target besar pada Porprov 2027 mendatang.