JATIMTIMES - Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum (PU) RI Dody Hanggodo ke Jember pada Minggu 22 Februari 2026, memberi dampak signifikan bagi perbaikan dan pembangunan infrastruktur.
David Handoko Seto anggota Komisi C DPRD Jember, mengapresiasi komunikasi Bupati Jember Muhammad Fawait kepada Menteri PU, dimana dari kunjungan yang dilakukan sehari di Jember, memberi dampak signifikan untuk menjadikan Jember Baru Jember Maju.
Baca Juga : NasDem DPRD Jatim Ingatkan Modal Jamkrida Dana Publik, Harus Kembali ke Rakyat
"Kami sangat senang dan mengapresiasi kunjungan Menteri PU ke Jember. Keberhasilan lobi Gus Bupati (Bupati Jember Muhammad Fawait) cukup bagus untuk menjadikan Jember baru Jember Maju," ujar David Handoko Seto.
Termasuk adanya rencana Menteri PU akan memperbaiki 16 titik jalan dan jembatan di Kabupaten Jember yang rusak akibat bencana banjir beberapa waktu lalu. "Sebenarnya ada banyak jembatan dan jalan yang rusak dan butuh perbaikan, tapi dengan 16 titik yang akan diperbaiki oleh Menteri PU berkolaborasi bersama Pemkab Jember akan sangat membantu efisiensi anggaran APBD," jelasnya.
Seperti diketahui Menteri PU RI berkunjung ke Jember dengan mengecek sejumlah infrastruktur dan fasilitas umum, diantaranya jembatan di Pakusari yang putus akibat banjir, pasar Tanjung dan juga Perempatan Mangli yang akan dibangun Flay Over.
"Saya turun langsung untuk mengecek kondisi lapangan dan perkembangannya serta menyusun langkah tepat dalam percepatan penanganannya,” kata Menteri PU Dody Hanggodo saat itu.
Sang Menteri juga berkomitmen untuk tetap bersinergi dalam menjawab kebutuhan infrastruktur Kabupaten Jember, terutama yang berkaitan dengan kebencanaan dan penguatan ekonomi rakyat.
“Kami akan bekerja sama Pak Bupati. Ada 16 jembatan dan 50 bendung yang akan ditangani secara kolaboratif. Ini menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan masyarakat,” ungkapnya.
Baca Juga : Mie Gacoan Lakukan Penyesuaian Jam Layanan Selama Bulan Suci Ramadan
Selain itu, Menteri PU RI juga memastikan dukungannya terhadap rencana pelebaran Jalan Nasional dari Tanggul menuju Jember Kota. Lebih lanjut, ia juga menyinggung revitalisasi Pasar Tanjung yang direncanakan dimulai setelah Detail Engineering Design (DED) rampung. Dalam pesannya, Pasar Tradisional harus mencerminkan kearifan lokal dalam desain arsitekturnya.
“Penting juga untuk menyosialisasikan kepada pedagang, bahwa aktivitas jual-beli harus tetap berjalan selama proses pembangunan,” pungkasnya.
Bupati Jember, Muhammad Fawait menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah pusat terhadap daerahnya. Ia menyebut, dukungan itu merupakan langkah nyata untuk membangun Kabupaten Jember secara menyeluruh.
“Infrastruktur merupakan pondasi utama untuk menekan kemiskinan ekstrem, membuka akses ekonomi, dan tentunya menambah daya saing daerah," pungkas Bupati Jember.